Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menyetujui perubahan rencana kerja pemisahan atau spin off unit syariah asuransi BRI Life. Ini karena perusahaan dinilai memenuhi ketentuan POJK Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pemisahan Unit Syariah Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi.
Selanjutnya, BRI Life berencana melanjutkan bisnis unit Syariah dengan mendirikan perusahaan asuransi syariah baru. Spin off ini rencananya akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan OJK, dimulai pada rentang waktu Januari 2026 sampai dengan September 2026.
Adapun penerbitan Peraturan OJK Nomor 11 Tahun 2023 merupakan tindak lanjut atas amanat dalam UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) yang mengatur kewajiban bagi perusahaan asuransi dan perusahaan reasuransi yang memiliki unit syariah untuk melakukan pemisahan unit Syariah setelah memenuhi persyaratan tertentu yang ditetapkan oleh OJK.
Terkait Spin-off ini Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto mengutarakan bahwa pemisahan unit usaha syariah di BRI Life saat ini diperlukan untuk memberikan peluang sekaligus menjawab tantangan bagi perkembangan industri asuransi syariah ke depan. Pihaknya memprediksikan pada 2025 industri asuransi syariah diproyeksikan tumbuh positif.
"Pemisahan unit usaha syariah di BRI Life bertujuan memperkuat struktur ketahanan, kemandirian, dan daya saing BRI Life," ujar Aris. Ekuitas unit syariah BRI Life pada akhir 2023 sebesar Rp232 miliar dan hal ini telah melampaui syarat OJK mengenai nilai ekuitas minimal pada 2026 sebesar Rp100 miliar. (Z-2)
BRI Life resmi umumkan perubahan logo menjadi 'Nusantara Blue'. Simak filosofi logo baru dan strategi transformasi asuransi jiwa di bawah naungan Group BRI.
MENUTUP 2025, pertumbuhan bisnis BRI Life meningkat signifikan. Ini ditunjukkan oleh pertumbuhan profit meningkat 25,4% dari Rp760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp954 miliar pada 2025.
Sepanjang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sama seperti mudik lebaran, terjadi peningkatan kebutuhan terhadap asuransi perlindungan perjalanan.
KEBERADAAN kantor layanan fisik tetap memiliki peran penting di tengah transformasi digital industri asuransi.
Digitalisasi berperan strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengoptimalkan pengalaman pelanggan di seluruh proses asuransi.
Hingga akhir Juli 2025, BRI Life telah menunaikan kewajibannya dengan membayarkan klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp2,85 triliun dengan rasio klaim sebesar 57%.
PT Jamkrindo telah melakukan pemisahan unit usaha syariah pada 2022 dan telah disetujui OJK.
Prosesi pemisahan keduanya melibatkan 30 tenaga medis dan berjalan selama 10 jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved