Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SKK Migas dan PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) berkolaborasi untuk melestarikan dan mengatasi permasalahan lingkungan di wilayah operasi mereka.
Dengan menggandeng Forum Pelestarian Mangrove Pangkal Babu, misalnya, keduanya melakukan serangkaian kegiatan kepedulian terhadap kelestarian mangrove di area operasi mereka.
Selain itu, keduanya juga bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi untuk membentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan, sosial dan potensi permasalahan di masyarakat.
Baca juga : Jaga Keberlanjutan Lingkungan, Insan PetroChina Donasikan 5 000 Mangrove
Langkah tersebut disambut antusias publik dan mendapat apresiasi tinggi dari sejumlah kalangan. "Tidak hanya sekadar kerja sama, namun menjadi program prioritas bersama para pemangku kepentingan (stakeholders). Tentunya, kami dan kalangan publik lainnya menyambut baik dan sangat mengapresiasi SKK Migas-PetroChina International Jabung atas kepeduliannya terhadap lingkungan baik di wilayah pesisir pantai dengan pelestarian penanaman mangrove hingga kawasan daratan yakni sebagian besar lahan gambut yang selama ini rawan terjadinya kebakaran," kata Direktur Lembaga Kajian dan Advokasi Energi dan Sumber Daya Alam (LKA ESDA) Rio HC, Senin (26/8).
Menurut dia, edukasi pelestarian mangrove dan memotivasi generasi muda untuk cinta lingkungan akan sangat bermanfaat serta berdampak nyata, apalagi daerah tempat tinggal warga berada di pesisir dan wilayah yang rawan terkena abrasi.
"Generasi muda harus jadi pelopor gerakan peduli lingkungan ini. Kontribusi nyata KKKS migas yang beroperasi di Jambi ini perlu terus diperluas ke wilayah lain yang berada di pesisir yang rawan abrasi, dimana Indonesia memiliki garis pantai sangat panjang mencapai total 81.000 km hingga 99.093 km. Ini harus kita jaga dan menjadi tanggung jawab bersama," ujarnya.
Sebelumnya, Pemkab Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) juga mengapresiasi SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd atas kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat khususnya di sekitar wilayah kabupaten tersebut.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Tanjabtim, Suhas Purrojani pada saat sosialisasi Relawan Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjabtim dalam program relawan damkar pada Kamis (22/8) mengungkapkan, SKK Migas PetroChina memberikan pelatihan serta bantuan peralatan. "Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd," ujarnya.
Pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) sebagaimana yang diamanatkan dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 364.1/306 tahun 2020. Oleh karena itu, dia mengatakan, program ini sangat penting bagi Pemkab Tanjabtim, apalagi wilayah Kabupaten Tanjabtim ini sebagian besar merupakan kawasan gambut sehingga sangat sensitif terhadap bencana khususnya bencana kebakaran.
Baca juga : Asa Industri Hulu Migas masih Terbentang
Suhas Purrojani meminta para camat dan lurah/kades untuk menjadikan kerja sama dan kolaborasi yang baik dengan SKK Migas PetroChina ini menjadi skala prioritas.
M. Yuda Ramdani CSR and Comdev Supervisor PetroChina International Jabung Ltd menambahkan, hadirnya relawan Damkar ini diharapan dapat meminimalisir dampak dari semua bencana atau peristiwa di Tanjabtim. Untuk itu, relawan damkar ini akan dibekali dengan pelatihan dan peralatan seperti peralatan pemadam api hingga stik penangkap ular. "Kami akan siapkan seluruh peralatannya," ujarnya. (N-2)
Kementerian Kehutanan terus memperkuat rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Dari perairan yang sempat minim kehidupan, terumbu karang kini kembali berwarna dan mangrove tumbuh semakin kokoh di pesisir Desa One Ete dan Pulau Bapa, Kabupaten Morowali. Rehabilitasi
Program ini bertujuan untuk mendorong kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan agar tercipta masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan layak bagi generasi mendatang.
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) menggelar rakornas Kelompok Kerja Mangrove Daerah 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved