Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN konsumer otomotif penyedia dan jasa transportasi PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mengumumkan laba bersih setelah pajak (net profit after tax/NPAT) sebesar Rp526 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Rabu (29/5).
Untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2023, MPMX mengumumkan hasil keuangan yang stabil berkat operasional perusahaan yang kuat dan strategis. Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8,8% year on year (YoY) mencapai Rp13,9 triliun.
"Pertumbuhan bisnis perseroan yang positif tahun lalu menunjukkan bahwa fokus serta strategi yang diimplementasikan masih sesuai dengan tujuan kami dalam menjaga kinerja operasional yang solid," kata Group Chief Executive Officer MPMX Suwito Mawarwati. Di tahun ini, pihaknya akan terus menjaga fokus dan fundamental bisnis yang tetap kokoh dan terus meningkatkan kinerja bisnis dari tahun sebelumnya.
Baca juga : Penjualan Bersih Kuartal I Garuda Metalindo Naik 9,46%
Adapun laba bersih sebesar Rp526 miliar atau mencapai 100,3% dari target akan ditetapkan sebagai dividen. Selain persetujuan dari pemegang saham atas laporan tahunan perseroan, RUPST itu juga menghasilkan keputusan penetapan penggunaan laba, yakni dibagikan kepada pemegang saham perseroan sebagai dividen final tunai sebesar Rp115 per saham.
Jumlah itu setara dengan dividend yield 11% terhadap harga saham perseroan pada saat penutupan di hari Selasa (28/5). Adapun sisa laba perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk menambah saldo laba/retained earnings perseroan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan.
Jadwal pembagian dividen final tunai MPMX akan diumumkan kepada public pada 28 Juni 2024. (Ant/Z-2)
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved