Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
GAC Aion ingin menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat produksi kendaraan listrik mereka. Rencana tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong percepatan pembangunan industri hijau di Indonesia.
Saat ini, GAC Aion memiliki Pusat Manufaktur Cerdas Aion yang terletak di Guangzhou, Tiongkok, yang mulai beroperasi pada tahun 2019. Fasilitas itu mampu memproduksi bodi mobil dari baja dan aluminium yang menggunakan teknologi inovatif seperti pertukaran rivet aluminium dan spot welding, serta jalur produksi campuran, yang menghasilkan body mobil yang lebih berkualitas dan lebih aman dari bahan ringan
Perusahaan asal 'Negeri Tirai Bambu' juga memanfaatkan energi baru terbarukan dalam operasionalnya. Energi bersih yang dihasilkan turut menyumbang sekitar 15% dari total konsumsi dayanya. Pabrik itu bakal menggunakan proses yang lebih berkelanjutan dengan menggunakan material yang lebih hijau guna menunjukkan bentuk nyata dari kontribusi Aion terhadap lingkungan serta tujuan dan pembangunan berkelanjutan. Pabrik tersebut memanfaatkan energi Surya berkelanjutan yang memiliki 52.000 panel fotovoltaik dan menghasilkan 16,77 juta kWh per tahun, menggunakan teknologi hemat energi dengan baterai daur ulang serta sistem pencahayaan hybrid angin dan tenaga surya.
Baca juga : Kawasan Bundaran HI Segera Tersedia Charging Station Mobil Listrik
Selain itu, pabrik Aion menggunakan langkah-langkah perlindungan lingkungan canggih, seperti peredaman suara dan proses green film, berkontribusi pada pengurangan emisi serta mempromosikan keselarasan lingkungan. Teknologi canggih seperti penempaan secara terus menerus dan penyemprotan otomatis merupakan upaya lebih lanjut Aion dalam meningkatkan efisiensi energi yang merupakan wujud nyata dari komitmen Aion terhadap tanggung jawab komponen ekologi secara menyeluruh.
Sejauh ini, dalam memasarkan mobil listrik di dalam negeri, GAC Aion berkolaborasi dengan PT Indomobil Energi Baru.
“Sejalan dengan komitmen Indomobil Group serta peran aktif korporasi dalam pengurangan emisi karbon, kami dengan bangga berkolaborasi dengan Aion yang memiliki kontribusi nyata terhadap lingkungan dan ekologi secara menyeluruh. Kedepannya, kami berharap Aion dapat juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan Indonesia melalui inovasi serta komitmen mereka,” ujar CEO PT Indomobil Energi Baru Andry Ciu melalui keterangan tertulis, Minggu (19/5).
Perusahaan menyatakan mampu menghadirkan mobil-mobil berkualitas tinggi dengan energi baru di pasar internasional, termasuk Asia Tenggara. Sejauh ini, perusahaan sudah merambah Thailand, Malaysia, Singapura, Kamboja, Vietnam, dan Filipina. GAC Aion bahkan sudah mulai membangun fasilitas produksi di Thailand pada 31 Januari
silam.
Mereka meyakini kendaraan dengan teknologi canggih dan kualitas premium akan sangat diminati kaum muda. Banyaknya minat anak muda dan kaum milenial ini bisa menjadikan GAC Aion menduduki posisi teratas di pasar Indonesia. (Ant/Z-11)
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Pertumbuhan infrastruktur EV tidak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal positif.
PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) terus memperkuat posisinya di pasar motor dan sepeda listrik dengan strategi yang menitikberatkan pada kebutuhan mobilitas lokal.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Program Save The Valley Journey menghadirkan rangkaian aktivitas edukatif seperti Ice Breaking Dance, Water Filter Making, dan Seed Bomb Making.
Menurut dia, monorail dipilih karena tidak menimbulkan emisi dan minim gangguan terhadap habitat hewan.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Upaya mendorong gaya hidup ramah lingkungan melalui sektor ritel mulai diperkenalkan di Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved