Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Masih ingat Ghozali? sosok yang namanya populer dalam dunia NFT selama tahun 2021 ini kembali menjadi sorotan. Kini, dia mengumumkan prajual NFT kedua dengan nama ‘Ghozali Everyday’. NFT "Ghozali Everyday" edisi kedua ini sudah berhasil menarik para kolektor dan meraup dana prajual sebesar 528 ETH, setara US$1,8 juta yang jika dikonversikan senilai Rp 28,4 miliar.
Agak mirip dengan edisi pertama, NFT edisi kedua ini merupakan rangkaian selfie Ghozali dari tahun 2022 hingga kelulusannya di 2023. Melalui akun X-nya atau yang dulu dikenal Twitter, @Ghozali_Ghozalu, dia mengumumkan penjualan pada Minggu (24/3). Untuk membeli NFT ini, pembeli wajib menyetor minimal 0,05 ETH dan maksimal 2 ETH.
Ghozali menuturkan proyek ini merupakan sesuatu yang menyenangkan dan memiliki aktivitas bermanfaat.
Baca juga : Ini Cara Bappebti Lindungi Investor Kripto di Indonesia
“Ini akan menjadi proyek yang menyenangkan dan akan ada aktivitas bermanfaat. Saya juga ingin berterima kasih kepada orang-orang yang membeli koleksi NFT pertama saya Ghozali Everyday,” cuitnya.
Yang membedakan edisi kedua dengan edisi pertama adalah, dalam NFT edisi terbaru ini, Ghozali tidak hanya menunjukkan selfie, tetapi juga menyertakan berbagai aksesoris seperti helm, hijab, dan lainnya. Selain itu, NFT "Ghozali Everyday" akan bekerjasama dengan proyek kripto Pandora.
Sebagai informasi, pada tahun 2021, laki-laki asal Semarang ini mendapatkan sorotan dari media lokal maupun internasional setelah sukses menjual 1.000 foto selfie dirinya melalui pasar NFT, OpenSea. Awalnya, Ghozali menjual dengan harga US$3 untuk setiap selfie NFTnya. Dia tak berharap akan ada yang serius menanggapi foto selfie tersebut.
Pun demikian, penawaran NFT Ghozali mendapat dukungan dari anggota terkemuka Crypto Twitter yang membeli dan turut memasarkan. Setelah itu, nama Ghozali pun meledak. Salah satu NFT Ghozali dihargai 0,247 Ether, sementara yang lainnya dijual dengan harga 0,9 ETH, atau senilai US$3.000.
Namun, minat pasar kripto pada tahun 2022 turun, NFT Ghozali juga meredup. Kini, dia berhasil meraup keuntungan setelah menjual NFT lagi. (Z-10)
Di dunia kripto, tujuan utama dari wash trading adalah membuat harga aset tampak naik dan menciptakan ilusi likuiditas tinggi agar menarik minat investor.
NFT menarik perhatian karena diadopsi oleh institusi besar dan selebriti. Misalnya, Visa membeli CryptoPunk seharga hampir US$150,000 dalam Ethereum pada Agustus 2021.
Transaksi NFT pada jaringan Ethereum menggunakan jumlah energi yang besar, dengan penelitian menunjukkan bahwa Ethereum mengonsumsi 23 terawatt jam per tahun.
Bagi pemula, memahami istilah-istilah dalam NFT sangat penting untuk menghindari keputusan investasi yang salah dan penipuan.
Platform jual beli dan investasi aset kripto PINTU menjadi exchange pertama di Indonesia yang mengintegrasikan NFT untuk memberikan pengalaman terbaik bagi teman-teman komunitas PINTU.
Ramadan bukan faktor utama yang menentukan arah pasar kripto. Harga tetap dipengaruhi likuiditas global, kebijakan suku bunga The Fed, dan sentimen makro internasional.
Instrumen ini tidak memiliki tanggal jatuh tempo dan menggunakan mekanisme funding rate, serupa dengan perpetual futures pada aset kripto.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi individu yang memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi dan mendorong pertumbuhan industri kripto dan Web3 di Indonesia.
UPBIT Indonesia menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi kripto dan teknologi Web3 di Tanah Air melalui program edukasi “Web3 on Campus”.
Instrumen obligasi dikenal sebagai aset yang lebih defensif daripada saham dan kripto.
INDUSTRI aset digital, kripto, dan teknologi blockchain berkomitmen untuk terus mendorong literasi agar masyarakat tidak mudah terjebak pada fenomena latah alias ikut-ikutan atau FOMO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved