Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Abdul Sobur menuturkan dampak dari Undang-Undang Bebas Produk Deforestasi Uni Eropa atau European Union Deforestation-Free Regulation (EUDR) akan menurunkan nilai ekspor mebel dan furnitur Indonesia ke UE.
Ia menyampaikan EUDR akan membuat akses pasar produk olahan kayu dari Indonesia sulit masuk ke pasar Eropa karena persyaratan bahan baku yang ketat. Padahal, Eropa menjadi pangsa ekspor mebel dan furnitur Indonesia yang besar. Tahun lalu, nilai ekspor industri tersebut mencapai US$799 juta atau sekitar Rp12,5 triliun (kurs Rp15.701).
"Pasti ekspor industri mebel dan furnitur kita terpukul akibat EUDR. Sebanyak 28% market mebel dan industri kita Eropa, angka ekspornya hampir US$800 juta. Nilai itu akan berkurang jika kita tidak mampu mengikuti persyaratan EUDR," ujar Sobur dalam penutupan acara Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2024 di Jakarta, Minggu (3/3).
Baca juga : HIKMI Perkuat Soliditas Dukung Industri Mebel dan Kerajinan Nasional
EUDR memuat pelarangan masuknya tujuh produk komoditas yang dinilai menyebabkan deforestasi. Akibat aturan itu, mulai 2025, sejumlah komoditas yang terpengaruh akibat EUDR adalah minyak sawit, sapi, kayu, kopi, kakao, karet hingga kedelai. Aturan itu juga berlaku untuk sejumlah produk turunan seperti cokelat, furniture, kertas cetak, dan turunan berbahan dasar minyak sawit lain.
Sobur menuturkan prosedur EUDR yakni uji tuntas (due diligence) untuk ketertelusuran (traceability) produk, menyulitkan eksportir mebel dan furnitur Indonesia menembus pasar UE.
"Anggota HIMKI lebih dari 2.000. Tidak semuanya akan mampu mengikuti persyaratan EUDR," tegasnya.
Baca juga : Perhutani Group Ekspor Produk Industri Kayu ke Lima Benua
Melansir laman resmi badan sertifikasi independen, BM Certification, pengusaha dan pedagang yang ingin menempatkan produk tersebut di pasar UE harus menerapkan sistem pemeriksaan legalitas dengan melakukan penilaian risiko dan memperoleh koordinat lokasi geografis (lintang dan bujur) dari bidang tanah tempat barang yang bersangkutan berada. Barang yang masuk ke pasar UE tidak boleh dari lahan atau wilayah dimana telah terjadi degradasi hutan atau deforestasi sejak tanggal 31 Desember 2020.
"Persyaratannya banyak. Misalnya kita ambil kayu, pohon yang ditebang itu punya sertifikat FSC tidak. Lalu, tanah pohon itu dilacak. Pembuangan limbahnya seperti apa," jelas Ketum Himki.
Ia menegaskan Himki berupaya membantu pengusaha mebel dan furnitur melengkapi pernyataan pemeriksaan legalitas bersama dengan pemberitahuan pabean. Kemudian, mendorong pemerintah untuk mengantisipasi dampak regulasi UE terkait deforestasi tersebut.
"Kita harus bisa mengantisipasi dengan melengkapi semua persyaratan mereka. Pemerintah juga harus terdepan mengantisipasi dampak EUDR dengan melakukan perundingan kerja sama atau upaya lainnya," pungkas Sobur.
(Z-9)
Panitia mencatat sebanyak 13.437 pengunjung dan pembeli (buyers) hadir dalam pameran yang diinisiasi oleh HIMKI bersama Dyandra Promosindo tersebut.
Koleksi yang diluncurkan mencakup berbagai kategori furniture, mulai dari living, dining, hingga working collection.
Memasuki 2026, Vivere melihat tren peningkatan kebutuhan furnitur praktis dan adaptif
IMMF CONNECT 2026 ditargetkan menghadirkan sekitar 800 eksibitor dan 15.000 pengunjung dari 20 negara, termasuk Jerman, Italia, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.
Dengan integrasi ini, para pelaku bisnis tidak hanya mendapatkan akses pasar, tetapi juga ruang untuk pertukaran pengetahuan dan kolaborasi lintas sektor yang lebih efisien.
Zimmer punya berbagai koleksi kursi dan sofa dengan desain minimalis modern, yang bisa disesuaikan dengan ruang kecil.
Sebagai salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum tergarap maksimal.
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved