Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA seluruh pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang mendorong transisi energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT) bukan perkara mudah. Banyak aspek yang mesti dipertimbangkan.
"Kalau bicara lingkungan, semua paslon concern tapi biasanya pada implementasi tidak mudah," Komisaris Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani dalam media gathering di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Januari 2024.
Aviliani mengatakan salah satunya soal EBT. Sebab, sumber masalah lingkungan mayoritas dari sektor transportasi dan listrik.
Baca juga: Energi Baru Terbarukan Berjalan Jika Ekonomi dan Sektornya Tumbuh
"Kalau lihat negara lain, waktu BBM (bahan bakar minyak) murah, EBT dilupakan karena mahal. Sedangkan masyarakat kita pendapatannya terbatas," ujar dia.
Aviliani menyebut pemerintah bisa mengucurkan subsidi penggunaan EBT namun nominalnya pasti besar. Apalagi, biaya investasi untuk EBT juga tinggi.
Baca juga: Cak Imin Singgung Penundaan Implementasi Pajak Karbon hingga 2025
"Di satu sisi investasi yang mahal, harga (EBT) akan mahal. PLN siapa yang subsidi? Ini dilema dan siapapun yang memimpin tidak mudah," ucap dia.
Aviliani mengusulkan pemimpin terpilih fokus melakukan jangka pendek. Misalnya melestarikan lingkungan dengan mengurangi sampah plastik.
"Serta dari sisi sosialnya tingkatkan pendapatan masyarakat. Karena bencana seperti banjir bukan cuma bencana tapi juga bermasalah ke pendapatan masyarakat," jelas dia. (Medcom/Z-7)
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan EBT sudah berada di jalur yang tepat.
Indonesia Solar Summit (ISS) 2025 mengambil tema Solarizing Indonesia: Powering Equity, Economy, and Climate Action.
Instalasi panel surya merupakan lanjutan dari proyek serupa di kantor pusat Mowilex di Jakarta pada 2022 lalu.
PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 55 pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) yang tersebar di 15 provinsi, termasuk milik Medco.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved