Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PROUSEN cat pelapis anti bocor, Aquaproof mendapatkan sertifikat SNI 8665:2018 yang diperoleh oleh dua merek yaitu Aquaproof dan Aquaproof Pro untuk kategori Cat Pelapis Antibocor Berbasis Air.
Sertifikat itu melengkapi raihan Green Label dari Singapore Environment Council (SEC) yang sebelumnya diraih Aquaproof Pro. Sertifikat SNI sekaligus membuktikan konsistensi Aquaproof dan Aquaproof Pro menjalankan sistem manajemen mutu dan senantiasa menjaga kualitas sesuai Standar Nasional Indonesia.
Direktur PT Inter Aneka Lestari Kimi Inge Setyawati mengatakan, sertifikat itu membuktikan Aquaproof sebagai pelopor cat pelapis anti bocor selalu menjaga kualitas dan menerapakan standar yang tinggi untuk produknya.
Baca juga : Menko Airlangga Ungkap Peran Krusial SNI dalam Dorong Produk yang Miliki Daya Saing
"Sertifikat SNI ini juga menjadi penyemangat bagi kami untuk menghasilkan produk baru lainnya yang berkualitas tinggi. Kepuasan pengguna terhadap produk kami selalu menjadi prioritas," katanya.
Sertifikasi untuk Aquaproof dan Aquaproof Pro dilakukan oleh PT IAPMO Group Indonesia melalui proses audit sistem manajemen mutu dan juga pengujian produk.
Audit & Inspection Manager IAPMO Group Anwar Solihin mengatakan, sertifikasi SNI 8665:2018 diberikan karena keseriusan dalam memenuhi standar yang diperlukan dari proses produksi hingga pengujian dan penilaian di laboratorium dengan verifikasi melalui berbagai metode.
Baca juga : Mowilex Turut Dukung Pelatihan Sertifikasi Tukang di Wilayah Tangerang
"Saya senang karena dapat melihat industri ini tumbuh dan Aquaproof menjadi pelopor dalam penerapan SNI Cat Pelapis Antibocor Berbasis Air. Hal ini merupakan wujud kontribusi kita, keseriusan kita untuk membantu penerapan standar itu sendiri karena apalah artinya SNI tanpa adanya penerapan," katanya.
Dengan adanya penerapan SNI tersebut, diharapkan akan meningkatkan kepercayaan konsumen dan jaminan terhadap kualitas produk sehingga dapat meningkatkan nilai jual produk tersebut, dimana ada pihak ketiga yang telah melakukan proses verifikasi dan validasi, dari proses produksi hingga hasil ujinya.
“Selain dari standar produk itu sendiri, dari jaminan kualitas terhadap performanya, juga terkait keamanannya karena dari situ juga ada pengecekan logam berat dan lain-lain. Mudah-mudahan dengan adanya sertifikasi ini menjadi awal yang baik bagi industri cat pelapis anti bocor ke depannya.” tutup Anwar. (Z-5)
Pemberdayaan tim melalui DNA 5C dan budaya kerja fleksibel Work-From-Anywhere adalah kunci meraih berbagai capaian besar.
Sertifikasi berperan penting dalam transisi menuju peternakan bebas sangkar. Namun, menurutnya, sertifikasi saja tidak cukup.
Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) baru jadi katalis pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan berbasis mutu di Indonesia.
Indonesia terus memperkuat daya saing produk hasil hutan di pasar internasional melalui harmonisasi kebijakan dan penerapan sertifikasi berstandar global.
Dalam upaya meningkatkan kualitas SDM di sektor lingkungan hidup, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Praktisi Lingkungan Indonesia menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi.
Brantas Abipraya secara resmi melaksanakan program Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) dan Sertifikasi K3 bagi seluruh pekerja yang terlibat dalam pembangunan tanggul NCICD.
Warna langit bukan “cat” yang menempel di udara, melainkan efek fisika dari interaksi cahaya Matahari dengan atmosfer Bumi.
INDUSTRI cat dapat berperan dalam mengurangi risiko dari peningkatan suhu ekstrem. Caranya dengan mendorong masyarakat untuk memilih produk cat yang tepat guna.
Kepedulian Slank pada alam tersebut membuatnya digandeng oleh perusahaan cat di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1943, Pacific Paint untuk berkolaborasi.
Sejak 2021, Nippon Paint telah mendonasikan total 85.008 liter cat untuk pengecatan kapal nelayan.
BADAN Usaha Milik Ansor (BUMA) melakukan penandatanganan kerja sama strategis dengan perusahaan cat PT. Sigma Utama dan meluncurkan BUMA paint
PERMINTAAN terhadap cat diperkirakan turun pada 2025. Ini karena ada perlambatan ekonomi sehingga pemakaian cat turut melemah. Turunnya permintaan cat terjadi sejak tahun lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved