Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
EMITEN logistik, PT Krida Jaringan Nusanrtara (KJEN) bakal melakukan sejumlah investasi pada 2024 untuk menopang pertumbuhan perusahaan. Investasi bakal dilakukan dengan bijaksana dan strategis.
Direktur Utama KJEN Sunarto menngatakan, investasi akan dilakukan di ekosistem logistik yang menjadi bisnis utama dari KJEN. Salah satunya adalah investasi minoritas di perusahaan rintisan (startup) bidang distribusi FMCG yang meliputi jasa fulfillment dan pengiriman.
“Investasi KJEN di sektor ini didasarkan pada pertumbuhan yang diharapkan dan permintaan konsumen yang terus meningkat, terutama setelah Pemilu 2024 mendatang,” kata Sunarto.
Baca juga : Shipper dan Honeywell Bermitra Kenalkan Sistem Manajemen Gudang Meson di Indonesia
Selain itu, KJEN juga berinvestasi dengan skala minoritas di bidang trading dan pengangkutan batu bara karena potensi yang masih berkembang yang dan sejalan dengan kebijakan program pemerintah terkait dengan peningkatan hilirisasi smelter nikel untuk percepatan jumlah kendaraan listrik.
Sunarto menambahkan, KJEN berkomitmen memberikan benefit ke para stakeholders dengan melakukan investasi yang strategis, dan merespon dinamika pasar yang fleksibel seiring dengan akan adanya IKN di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Baca juga : Manfaatkan Bonus Demografi untuk Wujudkan Regenerasi SDM di Sektor Logistik
“Kami berharap dengan semangat dan dukungan karyawan serta kepercayaan pemegang saham, kinerja Perseroan dapat jauh lebih baik di masa yang akan dating”ujar Sunarto.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan KJEN, tercemin hingga saat ini masih menunjukkan keuntungan yang menjanjikan dan didukung oleh rasio keuangan yang sehat.
Di kuartal III-2023, KJEN membukukan pendapatan bersih di angka Rp5.512.133.635 dengan laba bersih Rp158.895.798. Jumlah Aset Lancar adalah Rp8.066.570.004 dan jumlah Aset Tidak Lancar sebesar Rp59.391.059.194.
Sementara itu untuk Liabilitas Jangka Pendek sebesar Rp2.527.103.925, Liabilitas Jangka Panjang sebesar Rp2.518.833.074 dan Ekuitas senilai Rp62.411.692.199.
Dengan demikian KJEN mempunyai Quick Ratio sebesar 318,99%, Working Capital Ratio sebesar 319,20% dan Debt-to Assets Ratio sebesar 0,07 yang mencerminkan fondasi keuangan yang kuat serta sekaligus mencerminkan kemampuan KJEN untuk mengatasi tantangan jangka pendek sambil tetap mempertahankan posisi keuangan yang stabil. (Z-5)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Energi panas bumi yang dikelola PGE dipandang mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung peningkatan bauran EBT nasional.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
EMITEN manufaktur komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis akan dapat meraih target penjualan sebesar Rp6 triliun pada 2025.
USAI lepas status suspend, saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) menembus batas auto rejection atas (ARA) selama enam hari berturut-turut. Investor
Bertemu lima naga, Presiden Prabowo Subianto menegaskan investasi harus berdampak nyata, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan sektor riil, dan memperkuat UMKM.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
Kompleksitas lingkungan pembayaran telah mendorong inovasi fintech yang bervariasi.
Indonesia berada pada situasi psikologis publik yang menarik. Survei Ipsos awal tahun menunjukkan optimisme masyarakat Indonesia mencapai sekitar 90 persen
Sebuah instalasi seni interaktif dibangun untuk menerjemahkan filosofi investasi Sucor AM ke dalam pendekatan yang strategis dan mudah dipahami.
Kawasan timur Jakarta terus menguat sebagai salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi regional. Kabupaten Bekasi mencatat realisasi investasi mencapai Rp61,8 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved