Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia telah meluncurkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Tuntas. Terobosan anyar ini memiliki fitur transfer, tarik tunai, hingga setor tunai.
QRIS Tuntas dapat digunakan untuk bertransaksi antarpengguna, bahkan dengan menggunakan layanan keuangan nonbank atau dompet digital.
”Dengan adanya QRIS Tuntas, mau masyarakat punya rekening bank atau hanya uang elektronik seperti Dana, OVO, GoPay, semua bisa tarik tunai,” kata Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Arya Rangga Yogasati, dalam Sosialisasi virtual QRIS Tuntas, Jumat (8/12).
Baca juga: Bank Indonesia tengah Persiapkan Fitur Baru untuk QRIS dan BI Fast
Adapun biaya untuk transfer, tarik tunai, maupun setor tunai melalui QRIS Tuntas lebih murah dibandingkan layanan reguler perbankan lainnya, yaitu Rp6.500 jika dilakukan di ATM berbeda bank (off us), lebih murah dibandingkan dengan tarik tunai dengan kartu off us reguler yang sebesar Rp7.500.
"Sedangkan tarik tunai di ATM di bank yang sama tetap tidak dikenakan biaya," kata Rangga.
Baca juga: BI: QRIS Selamatkan Indonesia dari Krisis saat Pandemi Covid-19
Tarik tunai melalui agen QRIS Tuntas dikenakan biaya RP6.500, lebih murah dibandingkan biaya reguler sebesar Rp10.000-Rp20.000.
Untuk transfer on us (bank yang sama) dengan QRIS Tuntas tetap tidak dikenakan biaya. Sedangkan transfer di ATM berbeda dikenakan biaya Rp2.000 untuk transfer di bawah Rp100.000 dan Rp2.500 untuk nominal di atas Rp100.000.
Sementara itu, biaya setor tunai baik melalui agen maupun ATM berbeda bank dengan QRIS Tuntas dikenakan biaya Rp5.000.
Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Fitria Irmi Triswati mengatakan QRIS Tuntas merupakan pengembangan fitur QRIS yang terlebih dahulu tersedia sebagai sistem pembayaran. Kini pengguna dimungkinkan untuk transfer dana peer to peer serta tarik tunai di atm, setor tunai, atau agen.
Adapun volume transaksi QRIS atau Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sejak Januari-Oktober 2023, mencapai 1,59 miliar transaksi, dengan nominal mencapai Rp24,97 triliun
Dari sisi jumlah pengguna QRIS, hingga Oktober 2023 telah mencapai 43,44 juta atau setara 92% dari total target sampai akhir tahun ini sebanyak 45 juta. Jumlah merchant QRIS tercatat sebanyak 29,63 juta, sebagian besar berasal dari UMKM sebesar 91,9%. (Z-10)
Kelola transaksi bisnis lebih efisien dengan Cash and Trade QLola by BRI, fitur unggulan untuk pembayaran dan pengelolaan keuangan.
Bank Indonesia memproyeksikan kebutuhan uang tunai sebesar Rp133,7 triliun selama Nataru 2024/2025, meningkat 2,56% dari realisasi periode Nataru 2023 yang mencapai Rp130,37 triliun.
Taiwan kembali menyerukan dukungan dunia internasional untuk mengakui partisipasinya dalam Interpol, organisasi kepolisian kriminal internasional.
Perjalanan transaksi keuangan menunjukkan perubahan dari sistem barter hingga pembayaran digital yang kita kenal saat ini.
PPATK bakal menelusuri transaksi keuangan mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar.
Pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan pegawai perusahaan dalam mengidentifikasi dan menganalisis transaksi keuangan yang mencurigakan.
BRImo kini dilengkapi fitur perlindungan overlay dan auto-disable saat panggilan berlangsung. Hadirkan pengalaman transaksi digital yang makin nyaman.
Inovasi QRIS Tap membuat transaksi digital makin cepat dan praktis. Namun, risiko penipuan tetap mengintai. Kenali modus penipuan QRIS dan simak tips aman bertransaksi.
PP No. 71/2019 merupakan peraturan teknis turunan dari UU No. 1/2024 tentang ITE. Pada revisi terbaru PP tersebut mengatur tanda tangan elektronik yang tersertifikasi (TTET).
Direktur Integrasi Data Kependudukan Nasional Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Handayani Ningrum menegaskan, data kependudukan sejatinya bersifat dinamis.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menunjukkan kepemimpinan dalam transformasi pengadaan barang dan jasa berbasis digital.
Bank Indonesia mencatat, nilai transaksi digital nasional per Januari 2025 tumbuh 35,3% dibanding periode sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved