Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Industri Kereta Api (Inka) menandatangani kontrak kerja sama pekerjaan retrofit sarana kereta rel listrik (KRL) sebanyak 19 Trainset (rangkaian) pada, Jumat (3/11) di Madiun, Jawa Timur.
Direktur Utama KCI Asdo Artriviyanto mengatakan, penandatanganan kontrak pekerjaan retrofit belasan sarana kereta merupakan upaya lanjutan dalam penggantian 19 rangkaian sarana KRL yang dimiliki KAI Commuter secara bertahap mulai 2023–2026.
“Dalam peremajaan sarana KRL, KCI akan melakukan proses retrofit sebanyak 19 rangkaian secara bertahap selama lima tahun ke depan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (3/11).
Baca juga : 92% Pengadaan Sarana KRL Digarap Inka
Pada proses retrofit sarana KRL itu, KCI telah mengantongi perizinannya dari pihak regulator. KCI akan siap mengirimkan rangkaian kereta yang akan dilakukan proses retrofit di Inka
Asdo menjelaskan, di tahun ini KCI akan melakukan proses retrofit sebanyak empat rangkaian yang terdiri dari tiga rangkaian seri Metro 05 dan satu rangkaian seri Metro 6000. Sementara itu, waktu proses retrofit akan membutuhkan waktu selama 13-15 bulan.
"Kami akan secara rutin akan terus berkoordinasi dengan Inka terkait kualitas hasil proses retrofit tersebut, mengingat saat ini total pengguna commuter line Jabodetabek hampir 950 ribu orang per hari.” terang Asdo.
Baca juga : KAI Pastikan Pembelian KRL Tiongkok sesuai Spesifikasi Teknis
Direktur Operasi Inka I Gede Agus Prayatna mengatakan, kontrak ini merupakan kelanjutan kontrak dengan KCI untuk pengadaan 16 trainset KRL baru pada Maret 2023 lalu.
Menurutnya, pengerjaan retrofit 19 KRL trainset ini akan diserahkan secara bertahap. Kontrak ini diharapkan ini dapat diselesaikan sesuai dengan perjanjian yang disepakati.
“Mudah-mudahan, kita bisa menyelesaikan seluruh trainset ini sesuai yang telah diharapkan oleh PT KCI, baik dari sisi waktu, maupun yang terpenting dari sisi kualitas," pungkasnya. (Z-5)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penutupan perlintasan berisiko sepanjang 2025. KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.
HARI libur Natal Kamis (25/12) kemarin, mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek terpantau berjalan aman dan lancar.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Kasus ini bermula dari unggahan seorang penumpang yang mengaku kehilangan tumbler Tuku miliknya setelah tertinggal di gerbong KRL.
PT KAI Commuter menegaskan tidak melakukan pemecatan terhadap petugas yang diduga menghilangkan barang di dalam tas milik penumpang yang tertinggal di Commuter Line pada Senin (17/11).
KRL Seri 8500 JALITA dijadikan museum mini setelah memasuki masa purnatugas, dan terbuka bagi pengunjung mulai 11-16 November 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved