Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Senin (23/10) ditutup melanjutkan pelemahan ke level 6.741,96 turun 107,20 poin (-1,57%). Ada dua sentimen yang memengaruhi IHSG minggu ini, yakni sentimen perkembangan konflik Timur Tengah dan rilis laporan keuangan kuartal III 2023.
"Jika perselisihan militer di Timur Tengah meningkat atau meluas, kemungkinan besar akan terjadi kenaikan tajam pada harga minyak, yang pada gilirannya akan meningkatkan risiko inflasi yang tinggi dan kemudian dapat memicu kenaikan suku bunga lebih lanjut," kata Community Lead IPOT Angga Septianus merujuk pada sentimen perkembangan konflik Timur Tengah, melalui keterangan yang diterima, Senin (23/10).
Sementara itu terkait sentimen rilis laporan keuangan perusahaan emiten pada kuartal III 2023, beberapa emiten telah merilis kinerjanya seperti bank BCA yang mencatatkan peningkatan laba bersih 25,8% (yoy).
Baca juga: IHSG Diprediksi Sideways di Tengah Masa Pendaftaran Capres-Cawapres
Sejumlah emiten lainnya yang akan merilis catatan kinerja jelang akhir Oktober. Sementara itu terkait sentimen suku bunga Bank Indonesia BI-7DRRR yang naik sebesar 25 basis point (bps) ke level 6%, dia mengatakan hal itu merupakan langkah antisipatif BI terhadap kebijakan dari bank sentral Amerika Serikat (AS).
"Yang masih mungkin menaikkan suku bunga di kuartal IV 2023," kata Angga. (Z-10)
DIREKTUR Utama IPC Terminal Petikemas (TPK) Guna Mulyana mengungkapkan ketegangan geopolitik global berdampak pada terhambatnya pembukaan rute pelayaran.
SITUASI geopolitik yang memanas antara Iran dan Israel dinilai masih akan mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini.
meningkatnya volatilitas di pasar global dalam beberapa hari terakhir. Sentimen investor saat ini dibayangi sikap kehati-hatian, di tengah masih tingginya ketegangan geopolitik
Indonesia dinilai perlu tampil sebagai middle power atau kekuatan menengah dalam spektrum kekuatan internasional dalam menghadapi perang tarif global.
PARA akademisi diminta untuk lebih peka dan aktif merespons permasalahan global seperti geopolitik, keamanan, ekonomi, energi, lingkungan, dan teknologi informasi.
BI menyebut perlu ada kebijakan-kebijakan yang antisipatif, forward looking dan pre-emptive. Salah satunya adalah dengan menaikkan suku bunga BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,25%.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat berlangsung positif dan mencapai kesepakatan untuk melanjutkan proses negosiasi.
Wall Street Journal, mengutip sumber, melaporkan bahwa Pentagon dan Gedung Putih telah menyampaikan rancangan rencana dan skenario yang dibuat bersama terkait serangan AS ke Iran.
Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah mengerahkan armada besar ke kawasan Timur Tengah. Pernyataan itu disampaikannya melalui akun media sosial Truth Social.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved