Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INOVASI pembayaran digital terus melahirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat. Ini seperti pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang mengintegrasikan seluruh metode pembayaran nontunai di Indonesia. Untuk itu kebutuhan digitalisasi dan kemudahan settlement alias pengaturan dana dari pemilik usaha dan pengguna QRIS menjadi hal mutlak. Namun tidak sedikit transfer dana merchant ke rekening terdaftar akan diproses H+1 hari kerja. Tentu pasar dan pelanggan membutuhkan layanan yang lebih cepat untuk kemudahan proses pembayaran.
Peluang itulah yang ditangkap PT Tri Usaha Berkat sebagai perusahaan penyedia layanan transfer dana untuk berinovasi memberikan layanan settlement di hari yang sama. "Layanan ini memberikan manfaat transaksi menjadi lebih mudah dan tepat waktu. Tidak ada penundaan dalam pelimpahan dana, sehingga menguntungkan bagi para pebisnis maupun pengguna QRIS dalam perputaran dana," papar Didin Noor Ali, Founder dan CEO PT Tri Usaha Berkat selaku pemilik LinkQu tentang layanan same day.
Keunggulan same day settlement akan meningkatkan kecepatan dan efisiensi dari penggunaan transaksi itu. Dana yang dikirimkan segera tersedia dan diterima oleh penerima dalam waktu yang lebih singkat, bahkan hampir instan. Hal ini tentu menjadi kemajuan, mengingat proses settlement atau pencairan dana InterActive QRIS ke rekening merchant pada umumnya dilakukan hanya pada hari dan jam kerja.
Melalui inovasi ini, LinkQu berkomitmen meningkatkan layanan transaksi keuangan cashless yang digalakkan oleh pemerintah, termasuk dengan settlement di hari yang sama serta termasuk hari libur. "Selain settlement atau pemrosesan dana dilakukan hari yang sama serta hari libur, LinkQu didukung oleh pelayanan pelanggan selama 24 jam nonstop, 7 hari dalam seminggu. Dukungan ini menjadi kontribusi perusahaan untuk bisa bersinergi dalam program peningkatan inklusi keuangan digital yang dicanangkan oleh pemerintah," imbuh Didin.
Menurut Didin, inklusi keuangan memegang peranan penting dalam percepatan berbagai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya dengan memanfaatkan teknologi digital melalui pembiayan berbasis teknologi finansial (fintech). LinkQu sebagai salah satu perusahaan fintech terus berkomitmen untuk memainkan peran penting dalam meningkatkan inklusi keuangan dan transformasi digital di Indonesia. Didin juga mengutip data bahwa pada 2019, berdasarkan laporan Google, Temasek, dan Bain & Co menunjukkan bahwa ekonomi digital Indonesia ialah yang terbesar dengan pertumbuhan tercepat di ASEAN.
"Tentu saja kecepatan dalam transaksi menjadi sesuatu yang mutlak tanpa penundaan H+1 atau bahkan hari libur sekalipun. Pasalnya, bisnis keuangan tidak hanya teknologi yang cepat, canggih, tetapi layanan yang bisa memberikan solusi dengan baik," imbuh Didin.
Melalui kesempatan ini LinkQu meski berbasis di Jawa Timur menargetkan untuk mampu sejajar dengan perusahaan sejenis yang lebih dahulu ada. Pihaknya telah menjalin kerja sama, baik secara B2B maupun B2C, dengan berbagai perusahaan nasional dan multinasional. (RO/Z-2)
BRImo kini dilengkapi fitur perlindungan overlay dan auto-disable saat panggilan berlangsung. Hadirkan pengalaman transaksi digital yang makin nyaman.
Inovasi QRIS Tap membuat transaksi digital makin cepat dan praktis. Namun, risiko penipuan tetap mengintai. Kenali modus penipuan QRIS dan simak tips aman bertransaksi.
PP No. 71/2019 merupakan peraturan teknis turunan dari UU No. 1/2024 tentang ITE. Pada revisi terbaru PP tersebut mengatur tanda tangan elektronik yang tersertifikasi (TTET).
Direktur Integrasi Data Kependudukan Nasional Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Handayani Ningrum menegaskan, data kependudukan sejatinya bersifat dinamis.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menunjukkan kepemimpinan dalam transformasi pengadaan barang dan jasa berbasis digital.
Bank Indonesia mencatat, nilai transaksi digital nasional per Januari 2025 tumbuh 35,3% dibanding periode sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved