Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUKSI industri Jerman turun untuk bulan ketiga berturut-turut pada Juli. Data resmi menunjukkan hal itu pada Kamis (7/9/2023). Ini menambah kekhawatiran tentang penurunan berkepanjangan di negara dengan perekonomian terbesar di Eropa itu.
Output turun 0,8% dibandingkan bulan sebelumnya, menurut angka penyesuaian musiman dari badan statistik Destatis, menyusul penurunan 1,4% di Juni.
Analis yang disurvei oleh FactSet memperkirakan penurunan lebih kecil yaitu 0,35%.
Baca juga: Shell Jual Unit Energi Rumah Tangga di Inggris dan Jerman
Sektor industri penting Jerman telah menghadapi serangkaian hambatan dalam beberapa bulan terakhir. Ini karena inflasi dan harga energi yang tinggi ditambah dengan melemahnya perekonomian Tiongkok berdampak buruk pada kekuatan ekspor tersebut.
Perekonomian Jerman tergelincir ke dalam resesi pada pergantian tahun dan mengalami stagnasi pada kuartal kedua.
Baca juga: Pasar Mobil Jerman Perpanjang Kebangkitannya pada Juli
Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan Jerman akan menjadi satu-satunya negara maju yang mengalami kontraksi pada 2023.
Data output industri pada Juli muncul sehari setelah angka yang dirilis oleh Destatis menunjukkan penurunan pesanan industri pada Juli yang lebih tajam dari perkiraan.
Data terbaru, "Menggarisbawahi keruntuhan perekonomian yang sedang berlangsung," kata ekonom LBBW Jens-Oliver Niklasch. "Kuartal ketiga kemungkinan akan membawa penurunan output ekonomi," tambahnya. (AFP/Z-2)
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved