Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menyampaikan harapannya Indonesia tidak hanya sekedar menjadi target pasar dari pengembang teknologi kecerdasan buatan (AI) asing, tetapi juga mampu menciptakan teknologi tersebut serta dapat berinovasi.
"Kita harap Indonesia bukan hanya sebagai target market dan pengguna tapi juga bisa menciptakan produk dan inovasi AI (artificial intelligence/kecerdasan buatan)," kata Sandiaga seperti dilansir dari Antara.
Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Musik, Film, dan Animasi Kemenparekraf, Mohammad Amin. Menurut dia, kolaborasi pentahelix yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, badan dan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media massa, dapat menciptakan teknologi AI yang tidak hanya mengefisienkan proses produksi, tetapi juga memperluas lapangan pekerjaan.
Baca juga: Presiden Sebut Kecerdasan Buatan akan Mendominasi Perekonomian Dunia
"Kalau kita mampu memanfaatkannya dengan berkolaborasi dengan baik, seluruh pentahelix, maka kita akan menghasilkan AI yang mempunyai efisiensi dalam produksi dan layanan. Kita akan menciptakan sesuatu yang positif, mengurangi biaya operasional dan kemudian menciptakan lapangan kerja baru," ujar Amin.
Tren kecerdasan buatan yang tengah marak di industri teknologi global saat ini dapat menjadi komponen utama dalam pertumbuhan ekonomi terutama yang berkaitan dengan ekonomi kreatif dan digital, seperti yang disampaikan Presiden Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri AI Indonesia, Hammam Riza.
Riza memaparkan prediksi pemanfaatan teknologi AI generatif yang dapat memberikan dampak kepada perekonomian dunia sebesar 2,2 hingga 4,4 triliun dolar AS per tahun. Sementara di Indonesia sendiri, diperkirakan teknologi AI akan memberikan dampak terhadap PDB sebesar 15 hingga 40 persen. "Secara khusus disebutkan bahwa teknologi AI akan berdampak pada PDB kita antara 15 sampai 40 persen," kata Riza.
Baca juga: ASEAN Perlu Strategi Sikapi Teknologi Kecerdasan Buatan
Sebagai upaya dalam menggali potensi pengembangan AI dalam negeri, Kemenparekraf mendukung penyelenggaraan ajang Indonesia AI Innovation Challenge (AiNOC) 2023 yang saat ini akan memasuki babak grand final.
Babak grand final AiNOC 2023 akan mempertandingkan sembilan peserta dari delapan provinsi di Indonesia. Ajang tersebut akan digelar di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat pada 24 Agustus mendatang.
Ketua Komptap AI APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi & Komunikasi Nasional) sekaligus inisiator AiNOC 2023, Karim Taslim, mengatakan penyelenggaraan AiNOC 2023 dapat mendorong ide kreatif dan inovasi pengembang dalam negeri dalam menciptakan teknologi AI.
"Kita harus bisa berinovasi sendiri. Kita harus memunculkan ide-ide kreatif, kreativitas, kemudian inovasi anak-anak muda kita sendiri," kata Karim. (Z-6)
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5–6 Januari 2026.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) menggelar bazar sembako murah serba Rp10.000 untuk meringankan beban warga terdampak bencana di Sumatra Barat.
Pemerintah menyatakan perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tetap menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menargetkan pertumbuhan PDB industri pengolahan non migas (IPNM) 2026 di angka 5,51%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi PDB sektor ini pada 2024 sebesar Rp1.611,2 triliun atau 7,28% dari PDB nasional melebihi pertumbuhan PDB nasional 5,03%.
Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB kuartal III 2025 adalah konsumsi rumah tangga sebesar 53,14%.
Perlambatan ini mencerminkan normalisasi musiman setelah periode hari raya keagamaan pada kuartal sebelumnya, yang biasanya mendorong konsumsi rumah tangga lebih tinggi.
OJK menyebut berdasarkan dari International Data Center Authority (IDCA) ekonomi digital telah berkontribusi lebih dari 15% terhadap PDB global di 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved