Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama (Dirut) PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni Tri Andayani mengungkapkan pihaknya melalui Kementerian BUMN mengajukan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp4 triliun untuk tahun anggaran 2024. Biaya ini dibutuhkan untuk pembelian tiga armada kapal baru.
"Dari PMN yang diusulkan Rp4 triliun untuk tiga kapal. Satu Unit kapal itu di angka Rp1,5 triliun. Sisanya, Rp500 miliar dari modal Pelni," ujar Tri di Jakarta, Rabu (2/8).
Ia menegaskan pengadaan baru kapal-kapal dibutuhkan mengingat usia kapal yang saat ini dioperasikan di atas usia teknis yakni di atas 30 tahun per tahun ini.
Baca juga : Pelni Sediakan Mudik Gratis untuk Periode Nataru 2023-2024
Kapal yang akan didatangkan tersebut merupakan buatan dalam negeri dengan tipe 2-in-1 atau kapal yang dapat mengangkut penumpang dan barang.
"Kapal baru ini memiliki kapasitas 1.000 pax (penumpang) dan bisa mengangkut 75 kontainer untuk tiap kapal," terangnya.
Soal permintaan anggaran PMN Rp4 triliun, Tri menjelaskan sudah diajukan sejak tahun lalu kepada Kementerian BUMN. Saat ini, proses pengajuan PMN sudah mendapat rekomendasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). "Dan sekarang sedang berproses di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan," lanjutnya.
Baca juga : Nataru 2023-2024, Penumpang Kapal Laut Diprediksi Naik 17%
Diakui Dirut Pelni, usulan PMN Rp4 triliun tidak cukup untuk menggantikan total kapal yang sudah di atas 30 tahun yakni sebanyak 12 unit. Pihaknya berharap tiap tahunnya pemerintah menyetujui PMN yang diajukan Pelni untuk pembelian kapal baru.
"Kami mengharapkan ke pemerintah agar per tahunnya bisa memberikan kepada kita Rp4 triliun, ditambah modal kita, dapat mendatangkan 12 kapal hingga 2027," jelasnya. (Z-5)
Baca juga : Semester I 2023, PT Pelni Raih Cuan Rp113,32 Miliar
PT PBM Sarana Bandar Nasional (Pelni Logistics), anak usaha Pelni, memperkuat kapasitas depo peti kemas sebagai tulang punggung operasional.
Pelni akan membantu pendistribusian bantuan barang untuk korban bencana di Sumatra dengan membebaskan biaya pengiriman muatan yang ditujukan untuk korban bencana di Sumatra.
Layanan transportasi laut merupakan salah satu moda vital bagi masyarakat antar pulau, baik untuk mobilitas penumpang maupun distribusi logistik.
Untuk mendukung mobilitas dan mengurangi beban biaya masyarakat, pemerintah kembali memberikan diskon tarif untuk berbagai moda transportasi selama libur Nataru 2025/2026.
Berdasarkan perhitungan dari anggaran yang disediakan oleh pemerintah, stimulus diskon ini menargetkan 405.881 penumpang selama periode Nataru mendatang.
Kapal Pelni KM Sangiang menjadi penyelamat warga Banda, Maluku, yang bergantung pada transportasi laut untuk kebutuhan hidup dan layanan kesehatan di kepulauan timur Indonesia.
RATUSAN jaket pelampung disediakan oleh Pelindo selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal itu untuk menjamin keselamatan penumpang kapal laut.
Dua aset itu diserahkan dengan status hibah barang milik negara. Penyerahan kapal laut ini juga dibantu oleh Kejaksaan Negeri Bitung.
Masyarakat Jabodetabek cenderung memilih transportasi umum saat mudik. Sementara masyarakat di luar Jabodetabek lebih memilih kendaraan pribadi.
Tercatat jumlah penumpang kapal melewati pelabuhan Trisakti Banjarmasin, selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 periode 21 Maret-11 April sebanyak 26.717 orang.
Fenomena ini juga berdampak pada peningkatan penumpang kapal laut. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam memprediksi lonjakan 15% dibanding tahun sebelumnya,
Data PELNI mencatat, pada periode H-15 hingga H-9 Lebaran 2024, jumlah penumpang mencapai 106.234 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved