Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGKAT inflasi Juli 2023 diprediksi akan sebesar 3,08% secara tahunan (year on year/yoy). Angka itu lebih rendah dari inflasi Juni 2023 yang tercatat 3,52% (yoy) dan tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia yang 2% hingga 4% di tahun ini.
"Kami memperkirakan bahwa inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan akan melanjutkan penurunannya dari 3,52% (yoy) pada Juni 2023 menjadi 3,08% (yoy) pada Juli 2023, mendekati kisaran target tengah," ujar Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman melalui keterangannya, Senin (31/7).
Penurunan inflasi tahunan itu menurutnya terjadi karena tingginya tingkat inflasi Juli 2022 (high-base effect) yang didorong oleh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, LPG non subsidi dan tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga di atas 3.500 Volt Ampere (VA).
Baca juga: Menkeu Soroti 16 Provinsi dengan Tingkat Inflasi Tinggi
Dilihat dari komponennya, tingkat inflasi inti diperkirakan akan turun dari posisi Juni 2023 yang tercatat 2,58% (yoy) menjadi 2,50% (yoy). Penurunan inflasi inti diperkirakan terjadi karena adanya kenaikan harga pangan, alih-alih melemahnya permintaan.
"Harga pangan dan biaya input dari sisi penawaran cenderung menurun. Kami mengamati bahwa permintaan tetap kuat, didukung oleh mobilitas publik yang membaik," jelas Faisal.
Baca juga: BI: Inflasi Masih Terjaga
Sedangkan secara bulanan (month to month/mtm) tingkat inflasi diperkirakan akan sedikit mengalami kenaikan dari 0,14% (mtm) di Juni 2023 menjadi 0,21% (mtm) pada Juli 2023.
"Peningkatan tersebut terutama didorong oleh inflasi sektor pendidikan terkait dengan dimulainya tahun ajaran baru. Kami perkirakan inflasi makanan akan tetap pada tingkat yang terkendali selama periode ini," tuturnya.
"Melihat tren keseluruhan untuk tujuh bulan pertama tahun ini, inflasi year-to-date (ytd) diproyeksikan menjadi 1,45%, lebih rendah dari 3,85% (ytd) yang tercatat pada Januari-Juli 2022," tambahnya.
Adapun secara keseluruhan Faisal meyakini tingkat inflasi sepanjang 2023 akan berada di angka 3%. Itu dapat terealisasi bila pemerintah berhasil dan efektif dalam melakukan pengelolaan harga dan pasokan pangan.
Itu menjadi penting lantaran El Nino dan cuaca ekstrem menjadi tantangan besar di paruh kedua tahun ini. Karenanya, dampak dari kedua faktor itu terhadap inflasi pangan perlu diantisipasi secara hati-hati.
Sementara itu, rilis resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai inflasi Juli 2023 akan dilakukan pada Selasa (1/8). (Z-10)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
Mensesneg Prasetyo Hadi berharap panitia seleksi mampu menjaring pimpinan OJK yang kompeten dan memahami ekosistem jasa keuangan demi menjaga stabilitas pasar.
Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2. Pemerintah klaim ekonomi dan fiskal tetap kuat, defisit terjaga, Danantara dan MBG jadi tumpuan investasi.
Ia menambahkan, pertumbuhan sektor riil bahkan melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga menopang kinerja ekonomi secara keseluruhan.
Genpro berkomitmen menciptakan ekosistem pengusaha yang tidak hanya naik kelas secara finansial.
Pemerintah menyatakan perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tetap menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.
Sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi menjadi pendorong utama pertumbuhan investasi sepanjang tahun berjalan, disusul sektor jasa lainnya serta perdagangan dan reparasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved