Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
EKSPOR Jerman merosot pada Mei setelah naik sedikit pada April. Data resmi menunjukkan itu pada Selasa (4/7). Ini menambah prospek ekonomi terbesar Eropa yang lebih suram.
Jerman mengekspor barang senilai 130,5 miliar euro (US$142 miliar) pada Mei, menurut data yang diterbitkan oleh badan statistik federal Destatis, turun 0,1% dibandingkan dengan April. Impor naik 1,7% menjadi 116,1 miliar euro di Mei atau menekan surplus perdagangan menjadi 14,4 miliar euro.
"Perdagangan tidak lagi menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Jerman yang tangguh seperti dulu," kata ekonom bank ING, Carsten Brzeski. "Ekspor yang lamban bukan lagi pengecualian, melainkan normal baru."
Baca juga: Skandal Pajak, PwC Australia Jual Bisnis Konsultan Pemerintah
Permintaan yang lebih lemah untuk barang-barang buatan Jerman dipimpin oleh penurunan ekspor sebesar 3,6% ke Amerika Serikat sebagai tujuan terbesar Jerman. Pengiriman ke negara-negara Uni Eropa turun 1,5%, tetapi pengiriman ke Tiongkok naik 1,6%. Sebagian besar impor ke Jerman sekali lagi berasal dari Tiongkok dan naik 2,7% dari bulan sebelumnya.
Perekonomian Jerman terpukul oleh serangkaian data yang lemah dalam beberapa pekan terakhir. Ini meredam harapan pemulihan yang cepat setelah krisis energi dan inflasi tinggi sehingga negara itu mengalami resesi pada pergantian tahun.
Baca juga: Pengangguran Jerman Naik Tipis pada Juni akibat Resesi
Lembaga ekonomi terkemuka memperkirakan ekonomi Jerman menyusut 0,2% hingga 0,4% pada 2023. "Pelemahan buku pesanan ekspor yang sedang berlangsung, perkiraan perlambatan ekonomi AS, inflasi tinggi, dan ketidakpastian tinggi akan meninggalkan jejak yang jelas pada ekspor Jerman," kata Brzeski. (AFP/Z-2)
Jerman resmi kirim tim militer ke Greenland menyusul ketegangan wilayah. Kanada turut pasang badan dukung integritas teritorial Denmark.
SEKRETARIS Jenderal NATO Mark Rutte memperingatkan bahwa Rusia bisa menyerang negara-negara anggota pakta pertahanan itu dalam lima tahun ke depan.
Raja Charles menjamu Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dalam jamuan kenegaraan bernuansa Natal di Windsor Castle.
SEKITAR 2,5 tahun lalu, lebih dari selusin perwira tinggi Jerman berkumpul di kompleks militer Berlin untuk menyusun rencana rahasia menghadapi kemungkinan perang dengan Rusia.
SEDIKITNYA 100.000 warga Palestina kemungkinan tewas dalam perang genosida Israel di Jalur Gaza, Palestina. Ini menurut studi baru yang dirilis Institut Max Planck.
Pemerintah Jerman menyepakati rancangan sistem dinas militer baru untuk memperkuat Bundeswehr. Program ini menargetkan 260.000 tentara aktif pada 2035.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved