Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
Pengganti Sementara Kepala Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bekasi Kota Hendra Satya Darma membeberkan sejumlah kendala dalam mendorong literasi digital di kelompok pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), terutama yang berada di wilayah kerjanya. Ia mengatakan tantangan utama yang kerap dihadapi adalah dari sisi penyampaian informasi. Itu terjadi karena jumlah pelaku UMKM yang sangat besar sementara petugas atau tenaga edukator masih terbatas.
“Kesulitannya sebetulnya mekanisme dan pembelajarannya. Kita harus edukasi dulu. Apa itu QRIS, apa itu EDC, kenapa harus pakai itu dan apa manfaaatnya. Literasi itu yang sulit tapi terus kita lakukan,” ujar Hendra di kantornya, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/6).
Selain itu, faktor pendidikan masyarakat yang berbeda-beda juga menjadi tantangan berikutnya. Menurutnya, masyarakat dengan jenjang pendidikan lebih tinggi bisa lebih mudah menerima adanya perubahan.
Baca juga: Arfina Floris, UMKM yang Dilirik karena Unik
“Karena memang sulit mengubah kebiasaan dari yang sebelumnya menjalankan transaksi tunai menjadi nontunai,” tuturnya.
Berdasarkan data perseroan, BRI Cabang Bekasi Kota memiliki 43 ribu nasabah pinjaman atau pelaku UMKM. Dari total tersebut, baru 13.800 yang sudah menerapkan secara penuh Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS).
Baca juga: Meraup Jutaan Rupiah dari Merangkai Bunga
Kendati demikian, menurutnya, pencapaian yang ada saat ini sudah cukup baik mengingat penerapan teknologi keuangan terutama QRIS baru digalakkan dalam setahun terakhir.
“Ini kan masih baru. QRIS kan belum lama ini dirilis. Harapannya tentu saja bisa tumbuh lebih baik lagi. Namun, untuk sekarang, bisa tumbuh dari nol kan sudah baik,” sambungnya.
Hendra pun berkomitmen untuk terus mendorong literasi sehingga akan lebih banyak para pelaku usaha yang masuk ke ekosistem digital. (Z-11)
Komitmen dalam membangun UMKM ini sejalan dengan misi besar perusahaan untuk memperkuat jaringan distribusi makanan yang kuat di seluruh Indonesia.
Pertemuan ke-8 IGE FfD secara khusus soroti tingginya biaya pendanaan pembangunan yang menjadi tantanga pencapaian SDGs.
Hanny Widiarti, pemilik usaha kuliner mengaku sangat terbantu dengan kehadiran LinkUMKM.
Kata Teten, kampus diajak bekerja sama sebagai upaya untuk menjadikan civitas akademika ini sebagai pabrik wirausaha guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Beragam produk UMKM yang label dan kemasannya sudah naik kelas pada event IdeaFest 2024 yang digelar di Jakarta Convention Centre (JCC)
Kehadiran Tamado Pos ini tidak lepas dukungan penuh dari Trans Digital Cemerlang (TDC) sebagai solusi kasir paling sederhana dan gratis untuk UMKM di Indonesia.
BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.416,62 triliun atau tumbuh 5,97% secara tahunan (yoy), dengan dominasi kuat pada sektor UMKM yang mencapai 80,32% dari total kredit.
Dari sisi pendanaan, tren penurunan suku bunga acuan diperkirakan akan memperkuat likuiditas dan meningkatkan efisiensi struktur biaya dana.
Transfer Bank Jateng ke BRI mudah dan cepat! Panduan lengkap cara transfer, biaya, kode bank, serta tips agar transaksi berhasil. Klik di sini untuk info!
Cari tahu kode SWIFT Bank BRI terbaru untuk transfer internasional! Panduan lengkap & mudah. Temukan kode BIC BRI & cara menggunakannya di sini! Klik sekarang!
Cari tahu kode SWIFT Bank BRI dengan mudah! Panduan lengkap cara menemukan SWIFT code BRI untuk transfer internasional. Cek sekarang dan transaksi lancar!
Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di Bank BRI. Butuh surat kuasa BRI? Unduh contoh lengkap & mudah diedit di sini! Ambil uang di bank jadi lebih praktis.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved