Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Fenomena PHK atau layoff massal sudah terjadi di berbagai perusahaan digital tanah air sejak 2022 lalu hingga saat ini. Banyaknya peristiwa PHK di dunia digital ini menunjukkan bahwa kestabilan perusahaan masih belum cukup.
Di sinilah marketing punya peranan penting untuk profitability, dan pada akhirnya berkontribusi pada tercapainya perusahaan yang lebih sehat. Hal inilah yang mendasari gelaran sesi sharing wawasan pemasaran produk tangible dan intangible BINUS International bersama Marketing Enthusiast Community (MEC) secara tatap muka pada Sabtu, (10/6) lalu di BINUS @Senayan FX Campus, Jakarta Selatan.
Topik yang kali ini diangkat adalah How to Market Tangible vs Intangible Products, untuk menjawab tantangan dari dunia marketing yang senantiasa berkembang secara dinamis. Diskusi ini melibatkan praktisi pemasaran lintas industri produk tangible dan intangible. Kemudian mengulas bagaimana mengelola produk dan layanan dapat berkontribusi positif pada kesehatan perusahaan.
“Saya berkeyakinan, marketing memiliki peran penting dalam keberlangsungan perusahaan. Tidak hanya sebagai pelengkap tapi justru menjadi salah satu tulang punggung perusahaan untuk dapat berkontribusi secara aktif untuk dapat menyehatkan kondisi perusahaan,” ujar Glenn Karela, CPM, praktisi dan pemerhati marketing, digital, dan bisnis.
Tangible vs Intangible Products
Dalam memasarkan produk tangible dan intangible, praktisi marketing memiliki tantangannya masing-masing. Akan tetapi ada benang merah yang sama.
“Pada akhirnya, apa yang kita pasarkan adalah produk dan layanan, yang harus sesuai dengan brand promise yang kita sampaikan, terlepas apakah produk tersebut tangible atau intangible,” papar Ferry Haryanto, Marketing Director Garuda Food.
Mengenai tantangan dari masing-masing, Vina Oktavia, Head of Digital Marketing Allianz mengatakan produk Intangible umumnya berupa layanan, dan bukan produk fisik yang bisa dilihat dan dipegang. Sehingga lebih susah untuk dipasarkan.
“Intangible harus memiliki value yang lebih dirasakan oleh konsumen, dan tentunya pelayanan after sales yang prima,” ungkapnya
Lewat sharing ilmu pemasaran kali ini, MEC berharap bisa mengukuhkan posisinya sebagai wadah kolaborasi antara para marketer di Indonesia.
Berbagai lini industri apapun latar belakangnya perlu meningkatkan praktik pemasarannya agar berkontribusi positif pada kesehatan perusahaan. Melalui jejaring melalui komunitas, MEC percaya bahwa semua orang bisa saling menginspirasi untuk meningkatkan dunia marketing di Indonesia.
Sentimen serupa pun juga dirasakan oleh BINUS International selaku kampus yang menjunjung semangat empowering dan fostering para mahasiswanya.
Lewat sesi sharing ilmu marketing ini, harapannya dapat menjadi wadah networking sekaligus menjadi sarana berbagi ilmu dan pengalaman bagi semua profesional.
MEC adalah komunitas marketing beranggotakan ratusan praktisi pemasaran dari berbagai industri yang tersebar di Jakarta, Surabaya, dan Bali yang diprakarsai oleh Glenn Karela, CPM.
Kerja sama antara BINUS International serta MEC terwujud karena keselarasan visi misi kedua lembaga. Aldridge Christian Seubelan, Brand Manager BINUS Higher Education (International & Graduate program) menjelaskan, komunitas MEC ini sudah lama menjadi wadah untuk sharing pengalaman mengenai dunia kerja, utamanya mengenai marketing dan bisnis.
“Sesuai dengan tujuan kampus kami, BINUS sangat terbuka untuk hubungan kolaborasi pertukaran ilmu,” ujarnya. (RO/E-1)
UNITED Nations Global Compact merupakan inisiatif PBB yang mendorong perusahaan di seluruh dunia untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Di HARRIS Sentul City Bogor, perusahaan dapat memanfaatkan lapangan luas yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas team building secara nyaman dan menyenangkan.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
Harumanis Sinergi Utama meresmikan operasionalnya dan memperkenalkan ke publik sebagai salah satu promotor baru, konser diva
AI bukan sekadar implementasi teknologi baru, melainkan membutuhkan kesiapan mendasar mulai dari data, keamanan, jaringan, hingga SDM yang kompeten.
Di tengah berbagai kemudahan seperti peningkatan kuota FLPP, perpanjangan PPN DTP, dan konversi KUR menjadi KPP untuk segenap supply chain perumahan.
Untuk memperkuat pemantauan lapangan, Astra Agro menerapkan drone monitoring dan digital field mapping berbasis citra satelit.
Melalui University Roadshow ini, LME 2025 ingin menegaskan bahwa isu lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi juga tanggung jawab bersama.
IYSF merupakan bagian dari side event Indonesia International Sustainability Forum, yang bertujuan untuk memperkuat dan mendorong peran anak muda dalam mewujudkan agenda sustainability.
Peran akuntan kini melampaui laporan keuangan konvensional. Profesi ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjembatani tujuan bisnis dengan nilai-nilai keberlanjutan.
Kondisi geografis Cianjur yang luas dan beragam, meliputi wilayah urban, pedesaan, dan pegunungan, menyulitkan proses pengangkutan dan pengolahan sampah secara merata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved