Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHADIRAN Aruna, startup digital yang bergerak di bidang ekonomi kelautan dan perikanan, sangat membantu nelayan di berbagai wilayah di Indonesia. Aruna dinilai telah mendorong nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan
Hal itu diakui Karya, nelayan rajungan di Ujung Genteng, Sukabumi, Jawa Barat. Menurutnya, Aruna telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan para nelayan di Ujung Genteng.
Bukan hanya sekadar program-program edukatif tentang perikanan berkelanjutan atau literasi finansial, Aruna juga membantu Nelayan Aruna di seluruh Indonesia, termasuk Ujung Genteng, untuk memiliki perahu dan alat tangkap yang ramah lingkungan. "Aruna juga telah membantu para Nelayan Aruna untuk memperoleh kartu BPJS, sekaligus untuk mengelola tabungan pendapatan bagi para Nelayan Aruna," jelasnya.
Ia meyakini dengan adanya perusahaan perikanan yang secara nyata peduli dengan kehidupan para nelayan dan komunitas pesisir seperti Aruna, generasi-generasi muda juga akan terdorong untuk fokus pada pengoptimalan kekayaan laut Indonesia. Bahkan, ia mengaku mendorong anaknya dan anak-anak di kawasan pesisir untuk menjadi nelayan.
"Tidak usah khawatir dan jangan berpikir bahwa menjadi nelayan itu tempatnya orang susah. Besok-besok, Insha Allah, pekerjaan sebagai nelayan akan menjadi lebih mudah. Yang saya lihat, kita ini semakin diperhatikan," jelasnya.
Karya merupakan salah satu dari sekian banyak orang baik yang paling membawa pengaruh positif bagi eksistensi Aruna di Ujung Genteng. Karya merupakan nelayan yang memiliki komunitas nelayan di wilayah tersebut.
"Saya juga ikut terlibat di komunitas nelayan di wilayah sini, terutama nelayan rajungan. Kemudian, pas dengar ada Aruna, saya pikir tidak ada salahnya juga kalau saya ajak teman-teman yang lain untuk bergabung. Toh, gratis juga,” katanya saat ditanya bagaimana ia terdorong untuk mengajak teman-temannya bergabung dengan Aruna.
ia melihat profesi nelayan sebagai sesuatu yang menjanjikan. Bukan sekadar tentang pekerjaan yang diturunkan dari orang tuanya terdahulu, menjadi nelayan berarti mempekerjakan potensi alam yang Indonesia miliki.
"Kalau bisa, sih, generasi muda sekarang juga harus ada kesadaran dan kemauan untuk menjadi nelayan. Di masa akan datang, pasti, ’kan, segala sesuatunya akan menjadi lebih sederhana. Teknologi untuk memudahkan pekerjaan nelayan pasti akan berkembang dengan lebih pesat lagi. Apalagi, kepiting rajungan sekarang juga banyak diminati oleh pasar mancanegara Belum lagi kalau ada perusahaan perikanan tangkap seperti Aruna," katanya. (RO/R-2)
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Harga cokelat melonjak akibat krisis kakao. Startup Prefer hadirkan bubuk cokelat tanpa kakao yang lebih murah 50% dan ramah lingkungan.
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved