Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTIK pengoplosan gas bersubsidi masih marak terjadi. Modusnya ialah dengan menyuntikkan isi tabung gas 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram dan 50 kilogram. Lemahnya pengawasan menjadi dinilai sebagai biang keroknya.
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, pengawasan distribusi gas bersubsidi harus ditingkatkan agar masyarakat kecil sebagai pihak yang berhak menggunakan gas bersubsidi tidak dirugikan.
"Kasus pengoplosan gas subsidi sangat merugikan. Sebab gas tersebut seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha kecil," ujar LaNyalla dalam keterangan Rabu (31/5/2023).
Ia menanggapi upaya Polresta Bogor Kota yang telah membongkar praktik pengoplosan gas bersubsidi di Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini. Tiga pelaku ditangkap berikut 987 tabung gas ukuran 3 kilogram.
LaNyalla menilai masyarakat miskin semakin sulit mendapatkan untuk kebutuhan rumah tangga. Gas subsidi 3 kilogram jadi menghilang di pasaran karena isinya sudah dioplos ke tabung gas berukuran besar.
"Akibat pengoplosan ini masyarakat berpenghasilan tinggi dan mampu ikut menikmati gas bersubsidi," terang senator asal Jawa Timur itu.
Ia juga mendukung upaya aparat penegak hukum untuk terus membongkar praktik-praktik ilegal tersebut demi kepentingan masyarakat luas. Apalagi, gas merupakan salah satu kebutuhan penting bagi ruma tangga.
"DPD RI juga meminta pengawasan distribusi lebih ketat. Kemudian semua penyelewengan yang ada harus diproses dengan hukum yang berlaku agar ada efek jera," tukasnya.
Untuk diketahui, tabung gas subsidi berukuran 3 kilogram disuntikkan ke tabung gas 12 kilogram dan 50 kilogram. Para pelaku kemudian mengedarkannya ke agen-agen di Jakarta dan Bekasi. (RO/A-3)
Para pelaku memindahkan isi gas bersubsidi ke tabung 12 kg dan tabung gas portabel menggunakan peralatan yang telah dimodifikasi.
Masyarakat diimbau untuk membeli elpiji 3kg di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemda masing-masing wilayah.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut pembelian LGP 3 kg atau gas melon belum akan dibatasi jumlahnya meski harus menggunakan KTP.
PEMBELI LPG 3 kilogram (kg) wajib menunjukkan KTP mulai 1 Juni 2024. Hal itu disampaikan oleh PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga.
Hanya masyarakat kecil dan pelaku UMKM yang dibolehkan menggunakan elpiji bersubdi.
Urgensi penggunaan KTP dan/atau KK dalam pembelian gas melon adalah sebagai identifikasi yakni untuk mengetahui apakah pembeli memang orang yang tepat atau tidak.
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut kegiatan bermain golf yang dilakukannya saat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sebagai hal yang lumrah.
Ahok menyatakan tidak pernah mendapat laporan mengenai hal tersebut. Ahok mengaku tidak mengenal Riza Chalid.
Menjawab pertanyaan jaksa, Ahok yang merupakan Komisaris utama Pertamina periode 2019-2024 mengaku belum bergabung dengan Pertamina.
Selain itu, Ahok mengaku tidak mengetahui soal penghitungan kerugian negara dalam perkara ini yang nilainya mencapai Rp285 triliun, sebagaimana tuduhan jaksa.
Setelah rangkaian penyelidikan, polisi menangkap AK di persembunyiannya di Kecamatan Pusakajaya pada Senin (8/12)
Wawan mengaku menggunakan data dari kajian pertama Pranata pada Maret 2014.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved