Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asuransi Jasaraharja Putera mengadakan literasi keuangan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang well literate dengan tema 'The Miracle of Today for Tomorrow' di SMA Negeri 2 Purworejo pada Selasa, pekan lalu. Literasi keuangan tersebut menyasar kalangan pelajar Kelas X di sekolah tersebut.
Melalui kegiatan itu, para pelajar sebagai generasi penerus diharapkan dapat memiliki pengetahuan dan pemahaman terkait dasar-dasar pengelolaan keuangan serta jenis lembaga jasa keuangan yang berizin dan diawasi oleh otoritas jasa keuangan (OJK).
Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB dibuka dengan sambutan dari Kepala SMA N Negeri 2 Purworejo Fitarini, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 3 Jawa Tengah & DIY Sumarjono, dan Direktur Teknik PT Jasaraharja Putera, Suhardiman Hamid. "Sejak media sosial berkembang, banyak ditemui semacam oknum penipuan daring dan pinjaman online (pinjol). Kebanyakan masyarakat belum tahu itu sebenarnya legal atau ilegal. Oleh karena itu, kami ajak para pelajar ini agar mengenal industri jasa keuangan, sehingga bisa memitigasi potensi (menjadi korban)," jelas Suhardiman, seperti tertera dalam keterangan resminya, Jumat (12/5).
Dalam kegiatan itu, pihaknya memberikan pemaparan materi terkait dasar pengelolaan keuangan, jenis lembaga keuangan, semisal asuransi, sekaligus mengenalkan produk-produk asuransi Jasaraharja Putera dan cara menggunakan produk serta jasa keuangan, termasuk mengecek keabsahan hukum pelaku jasa keuangan terkait.
Menurut Suhardiman, memberikan literasi keuangan adalah kewajiban bagi seluruh lembaga jasa keuangan di Indonesia. Bahkan, kata dia, pemerintah telah mewajibkan seluruh perusahaan asuransi, perbankan, dan lembaga jasa keuangan lain untuk melaksanakan literasi keuangan agar meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan.
Kepala Kantor OJK Regional 3 Jateng-DIY, Sumarjono, mengatakan literasi sangat penting karena masih banyak masyarakat Indonesia yang belum melek keuangan."Kita harus hati-hati tidak boleh klik link secara sembarangan. Karena dengan sekali klik, data-data penting kita akan mudah tersedak (dihack).”
Menurut Sumarjono, masih ada ketimpangan antara literasi dan litursi keuangan di masyarakat. Sebab, kala masyarakat belum terlalu paham produk-produk jasa keuangan, mereka sudah menggunakannya. Ia menilai hal itu menjadi masalah besar karena masyarakat yang tidak paham cara kerja jasa keuangan terkait, justru bakal merasa dirugikan sehingga tak sedikit yang menjadi korban penipuan.
"Saya berharap kegiatan literasi itu bisa meningkatkan pemahaman terkait produk jasa keuangan. Sehingga kita tidak mudah tertipu dengan perusahaan yang secara hukum tidak terdaftar dan diawasi OJK," ujarnya.
Kepala SMA Negeri 2 Purworejo, Fitarini, mengaku sangat mengapresiasi PT Jasaraharja Putera yang bersedia menggelar kegiatan literasi keuangan. Pasalnya, di saat bersamaan para murid Kelas X SMA Negeri 2 Purworejo ada kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang tema utama kewirausahaan dengan satu materi terkait literasi keuangan.
"Menurut saya, literasi keuangan sangat penting bagi anak-anak. Karena mereka harus mampu membranding diri menjadi seorang pengusaha. Sehingga saya selalu mendorong mereka agar punya jiwa usaha yang kuat. Jangan sampai mereka menunggu S1 baru punya pekerjaan, tapi bisa dimulai dari sekarang.”(RO/M-3)
Peran AI sebagai intelligent trust, bukan pengganti tanggung jawab manusia, melainkan alat untuk memperkuat transparansi, keadilan distribusi, dan pengambilan keputusan beretika.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved