Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT pertanian dari Universitas Lampung, Bustanul Arifin meminta Badan Pangan Nasional (Bapanas) segera mendorong Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk melakukan penyerapan panen raya petani yang saat ini terus berlangsung di sejumlah daerah.
Menurut Bustanul, penyerapan ini penting dilakukan agar petani tidak khawatir dengan posisi gabah yang saat ini cukup melimpah. Demikian disampaikan Bustanul dalam program Indonesia Bisnis Forum TV One, Rabu (12/4).
"Yang pasti Bapanas harus mendorong Bulog agar melaksanakan perintah presiden yaitu serap sebanyak-banyaknya beras petani," ujar Bustanul.
Baca juga: Panen Raya 4 Juta Hektare, Mentan: Mampu Produksi Beras 13 Juta Ton
Bustanul mengaku khawatir jika kebijakan impor yang akan dilakukan pada tahun ini justeru malah mengganggu harga dasar dan cendrung merugikan petani di semua sentra.
Karena itu, dia berharap, Bapanas mampu menghitung semua risiko yang mungkin saja bisa menjatuhkan harga di tingkat petani.
Kebijakan Impor Beras Tak Bocor ke Pasar
"Apakah pemerintah bisa pastikan bahwa kebijakan impor itu tidak bocor ke pasar dan mengganggu harga gabah di tingkat petani. Itu sebetulnya yang harus hati-hati. Apalagi di lapangan pedagang memainkan harga," katanya.
Baca juga: Pengamat Ungkap Polemik Soal Panen Raya Padi dan Impor Beras
Dalam acara yang sama, Anggota Komisi VI DPR RI, Amin AK mempertanyakan kebijakan impor beras yang akan dilakukan Bapanas tahun ini. Dia bertanya apakah Kebijakan tersebut merupakan kepentingan pemerintah atau kebutuhan rakyat.
Apalagi jika melihat data BPS di 5 tahun terakhir Indonesia mengalami surplus dengan jumlah yang juga tidak sedikit. Karena itu, Menurut dia, pasokan pangan tahun ini lebih dari cukup dan tidak perlu melakukan impor mengingat produksi dari tahun ke tahun terus berlebih.
Baca juga: Presiden: Impor Beras Dua Juta Ton untuk Antisipasi Kemarau Panjang
"Tahun 2018 produksi beras kita surplus 4,7 juta ton tapi kita malah impor 2,25 juta ton. Tahun 2022 kurang lebih surplus kita 1,3 juta ton tapi kita impor 500 ribu. Jadi sebetulnya pasokan kita tuh tidak kurang," uxap Amin.
"Toh kita selalu surplus. Masalahnya adalah menurut saya ini di tata kelola saja. Lalu kita jadi bertanya impor ini kepentingan pemerintah atau kebutuhan rakyat," jelasnya. (RO/S-4)
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Pemerintah bergerak cepat mencegah lonjakan harga daging sapi menjelang Ramadan.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan stok beras nasional 2026 aman. Indonesia, menurut Bapanas, surplus 3 juta ton.
Indonesia menutup 2025 dengan capaian penting di sektor pangan, khususnya jagung.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga berbagai komoditas pangan segar menurun signifikan di pengujung tahun 2025.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan strategis nasional berada dalam kondisi aman
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved