Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MASTERCARD bekerja sama dengan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) dan Mercy Corps Indonesia, Selasa (4/4), meluncurkan Mastercard Strive Indonesia.
Program ini akan berlangsung selama tiga tahun dengan tujuan memberdayakan 300.000 usaha kecil di Indonesia agar dapat sukses di era ekonomi digital. Usaha kecil memiliki peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi.
Dengan membantu para pelaku usaha kecil memperoleh akses permodalan, mengadopsi teknologi digital, mengembangkan jaringan dan meningkatkan pengetahuan mereka, sekaligus memperkuat ekosistem pendukung usaha kecil, program Strive Indonesia bertujuan mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Baca juga: BI: Kartu Kredit Pemerintah Pakai GPN, bukan Visa dan Mastercard
Dalam sambutannya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan, “Selamat atas peluncuran program Mastercard Strive Indonesia. Semoga selalu sukses dalam perannya untuk mendukung keuangan inklusif dan digitalisasi usaha kecil, serta dapat terus bermanfaat bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat.”
Bagian dari Portofolio Program Filantropi
Mastercard Strive Indonesia merupakan bagian dari portfolio program filantropi – yang didukung oleh Mastercard Center for Inclusive Growth – bertujuan membantu usaha kecil di seluruh dunia agar dapat berkembang di era ekonomi digital.
Program Strive juga telah diluncurkan di berbagai negara – termasuk Amerika Serikat, Inggris, Meksiko, dan Ceko.
Secara kolektif, Program Strive bertujuan untuk memberikan dukungan kepada lebih dari 10 juta usaha kecil. Di Asia Pasifik, Indonesia adalah negara pertama yang meluncurkan Program Strive.
Baca juga: Rumah BUMN di Trade Mission Singapore Dorong UMKM Ciptakan Produk Berorientasi Ekspor
Di Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran krusial dalam perekonomian nasional, dengan jumlah mencapai 64 juta atau 99% dari total jumlah perusahaan nasional, dan memberikan kontribusi sebesar 61% pada Produk Domestik Bruto (PDB).
Namun, hanya sekitar 17,5 juta UMKM yang telah menjadi bagian dari ekosistem digital.
18 Juta UMKM Perlu Akses ke Pembiataan Formal
Selain itu, sekitar 18 juta UMKM di Indonesia masih memerlukan akses ke pembiayaan formal, dan 46 juta UMKM masih memerlukan tambahan pembiayaan untuk keperluan modal usaha dan investasi .
“Digitalisasi dapat membantu usaha kecil menghemat biaya, meningkatkan pendapatan, mengatasi ketidakpastian pendapatan, dan meningkatkan produktivitas. Namun, untuk dapat memanfaatkan keuntungan dari digitalisasi, mereka membutuhkan dukungan yang tepat,” kata Payal Dalal, Senior Vice President, Social Impact, International Markets Mastercard Center for Inclusive Growth.
Baca juga: Airlangga Berharap Mastercard Jangkau Pembiayaan Digital UMKM
“Strive Indonesia dirancang untuk menciptakan permintaan akan digitalisasi dan mengurangi hambatan dalam menerapkan transformasi digital agar usaha kecil dapat memanfaatkan teknologi digital untuk membangun ketahanan dan berkembang,” jelasnya.
Melanjutkan kesuksesan Mastercard Academy 2.0 dalam mendorong digitalisasi usaha kecil di Indonesia dan memberikan mentoring (pendampingan), terutama untuk para pengusaha perempuan.
Program Mercy Corps Tingkarkan Akses Layanan Keuangan
Ade Soekadis, Executive Director, Mercy Corps Indonesia, mengatakan, “Salah satu fokus program Mercy Corps Indonesia adalah meningkatkan peluang ekonomi dan akses terhadap layanan keuangan."
"Melalui pelatihan dan pendampingan digital kewirausahaan, meningkatkan akses ke layanan keuangan dan pasar, serta mendukung ekosistem, Mercy Corps Indonesia mendukung terbentuknya sistem pasar yang efektif dalam memenuhi kebutuhan usaha mikro dan kecil, termasuk usaha yang dimiliki perempuan dan anak muda," jelasnya.
"Mercy Corps Indonesia merasa terhormat dapat mengimplementasikan program Strive Indonesia dengan Mastercard Center for Inclusive Growth dan DNKI," kata Ade.
Usaha Kecil Tulang Punggung Perekonomian
Navin Jain, President Director, PT Mastercard Indonesia, mengatakan, "Usaha kecil merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dan pemerintah Indonesia telah berupaya untuk memperluas cakupan digitalisasi bagi UMKM yang merupakan salah satu pilar terkuat dalam perekonomian Indonesia."
"Mastercard dengan bangga bermitra dengan Mercy Corps Indonesia dan DNKI untuk meluncurkan Strive Indonesia, yang bertujuan untuk membantu UMKM di Indonesia meningkatkan ketahanan keuangan dan pertumbuhan bisnis mereka melalui digitalisasi dan akses terhadap kredit," jelasnya.
Baca juga: Urus Izin Usaha masih Dipersulit, UMKM Surati Pj Gubernur DKI
"Selain itu, program ini juga akan meningkatkan ketahanan siber usaha kecil dengan meningkatkan kesadaran dan keterampilan keamanan siber mereka. Kemitraan ini memperkuat komitmen Mastercard dalam mendukung upaya pemerintah untuk membantu 30 juta UMKM beralih ke ekosistem digital pada tahun 2024," kata Navin Jain.
"Dengan mendukung pertumbuhan usaha kecil, kita juga dapat memperkuat komunitas dan perekonomian lokal. Mastercard juga percaya kolaborasi ini dapat membantu UMKM memperkuat ketahanan dan mengoptimalkan potensi mereka untuk memajukan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” paparnya. (RO/S-4)
Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki riwayat kredit, bukan karena tidak mampu membayar, tetapi karena belum pernah diberi kesempatan untuk memulai
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan saat ini pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) meningkat hingga lebih 50 juta orang atau melebihi pengguna kartu kredit
HONEST, penerbit kartu kredit dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, telah menyelesaikan babak pendanaan yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) yang dipimpin oleh Orico.
Jeon Hye Bin kehilangan kartu kreditnya saat berlibur ke Bali, sang aktris langsung merugi sekitar 15 juta won (Rp178 juta) akibat transaksi ilegal.
Para traveler dapat mengoptimalkan poin dan miles yang dikumpulkan untuk merasakan pengalaman terbang di kelas bisnis hingga first class dengan biaya yang jauh lebih rendah.
Survei terbaru mengungkap 25% Gen Z di AS mengandalkan kartu kredit sebagai solusi finansial, meski mayoritas tidak memiliki dana darurat.
Unit Layanan Modal Mikro (Ulamm) milik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan layanan pembiayaan yang dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil.
LPDB Koperasi kembali menegaskan dedikasinya dalam mendukung pemenuhan hak-hak fundamental masyarakat melalui penyaluran pinjaman maupun pembiayaan dana bergulir bagi koperasi
SURVEI Segara Research Institute menunjukkan mayoritas peminjam di Indonesia lebih mengutamakan kecepatan pencairan dana dibandingkan besaran suku bunga dalam memilih sumber pembiayaan.
Akses pembiayaan bagi jutaan masyarakat unbanked dan underbanked yang selama ini belum terlayani optimal oleh sektor perbankan formal makin diperhatikan.
MECA 2025 diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap brand yang mampu menampilkan terobosan pemasaran serta relevan dengan kebutuhan zaman.
Indonesia terus memajukan infrastruktur berkelanjutan melalui model pembiayaan dengan menggabungkan partisipasi pemerintah pusat, daerah, dan swasta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved