Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA emas di Amerika Serikat mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Selasa atau Rabu pagi waktu Indonesia. Penurunan itu dipengaruhi pengambilan untung oleh para investor pascalevel teknis tinggu dan Federal Reserve akan perang melawan inflasi.
Kontrak emas paling aktif pada April di divisi Comex New York Exchange, jatuh US$41,70 atau 2,10% menjadi ditutup pada US$1.941,10 per ons, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di US$1.988,70 dan terendah di US$1.939,60.
Emas berjangka terangkat US$9,30 atau 0,47% menjadi US$1.982,80 pada Senin (20/3), setelah melonjak US$50,50 atau 2,63% menjadi US$1.973,50 pada Jumat (17/3), dan jatuh US$8,30 atau 0,43% menjadi US$1.923,00 pada Kamis (16/3).
Baca juga: Pengembang dari Tiga Negara Bangun Rumah Murah di Bekasi
"Penurunan 24 jam terakhir menunjukan logam emas harus membangun lebih banyak kekuatan di posisi terendah untuk membuat dorongan kuat lainnya," kata Sunil Kumar Dixit, kepala strategi teknis di SKCharting.com.
"Karena harga bertahan di bawah US$1.968- US$1.978, kita dapat memperkirakan koreksi lebih lanjut menuju area support US$1.932-US$1.928," kata Dixit.
Baca juga: Amerika dan Indonesia Bermitra di Bidang Energi Bersih dengan Nuklir
Tindakan The Fed dalam 24 jam ke depan akan menentukan sikap pasar. Investor menunggu hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) untuk sinyal tentang jalur suku bunga ke depan.
The Fed diperkirakan akan menyetujui kenaikan 25 basis poin lainnya pada pertemuan Rabu (22/3) atau Kamis waktu Indonesia, membawa suku bunga AS ke puncak 5,0%, dan menganjurkan kenaikan lebih lanjut yang akan membantu mengejar inflasi yang tumbuh pada tingkat tahunan 6,0% pada Februari.
National Association of Realtors melaporkan Selasa (21/3) penjualan rumah yang telah ada atau existing home di AS melonjak 14,5% pada Februari dari Januari ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 4,58 juta. Ini adalah laju penjualan terkuat sejak September dan lebih tinggi dari 4,2 juta yang diharapkan para ekonom.
Meski begitu, para analis pasar berpendapat momentum tetap menguntungkan emas, mengingat meningkatnya ketidakpastian setelah pasar keuangan global melemah.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei tergelincir 22,10 sen atau 0,98%, menjadi ditutup pada US$22,425 per ons. Platinum untuk pengiriman April merosot US$20,10 atau 2,02%, menjadi US$ 976,70 per ons. (Ant/Z-3)
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Washington tengah menjajaki kerangka kesepakatan baru terkait Greenland dan wilayah Arktik.
SETELAH dua pekan ketegangan diplomatik yang dipicu retorika keras Presiden AS Donald Trump soal Greenland, situasi mulai mereda menyusul peran NATO yang mendorong dialog.
PIDATO Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, memicu gelombang diskusi global. Ini fakta-faktanya.
Donald Trump kembali memicu polemik global dengan rencana negosiasi pengambilalihan Greenland. Mengapa pulau Arktik ini begitu penting bagi AS?
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka di zona merah pada Selasa (30/12) pagi, seiring aksi ambil untung investor menjelang berakhirnya perdagangan bursa tahun 2025.
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal perdagangan Selasa (28/2) menguat di tengah aksi ambil untung (profit taking) oleh pelaku pasar.
HARGA emas tergelincir pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (10/11/2022), menghentikan kenaikan selama tiga hari berturut-turut, menyusul aksi ambil untung dan dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved