Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP), yang merupakan salah satu produsen baja swasta terbesar di Indonesia, meluncurkan Net Zero roadmap, yang berisi uraian rencana aksi guna mencapai netralitas karbon pada 2050.
Seiring dengan peluncuran Net Zero Roadmap, GRP pun turut mempertegas implementasi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social and governance (ESG) kelima yaitu pengembangan sumber daya manusia melalui peluncuran pusat olahraganya.
Dalam keterangan persnya, Presiden Direktur GRP Abednedju Giovano Warani Sangkaeng menjelaskan sejalan dengan Indonesia’s Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) untuk mengurangi emisi karbon dengan target unconditional hingga sekitar 31,9%, serta target mencapai emisi nol karbon pada 2060 atau lebih cepat, GRP mengambil langkah-langkah untuk memperkuat strategi ESG perusahaan serta akan mengurangi sumber utama emisi dari penggunaan jaringan listrik dan pembakaran bahan bakar (gas alam dan batu bara) melalui penggunaan energi bersih sebagai alternatif.
GRP, lanjut dia, juga menetapkan rencana untuk melibatkan para stakeholder di seluruh rantai pasokan dalam meminimalisasi dampak lingkungan dan sosial dari baja.
"GRP telah membangun strategi ESG yang bertitik berat pada lima pilar utama yakni pengadaan yang bertanggung jawab, kepatuhan lingkungan dan sosial, transisi energi dan solusi rendah karbon, berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta pengembangan sumber daya manusia," jelas Argo, panggilan akrabnya, Rabu (15/2/2023).
Sesuai dengan pilar-pilar itu, roadmap tersebut menguraikan tujuan dekarbonisasi GRP yang dibangun berdasarkan pilar transisi energi dan solusi rendah karbon. "Sementara itu, pusat olahraga terbaru dibangun berdasarkan pilar pengembangan sumber daya manusia," kata Argo.
Argo menjelaskan hingga kini produksi baja menyumbang hampir 8% dari emisi karbon global dan angka ini diperkirakan terus bertambah seiring meningkatnya permintaan global atas konsumsi baja.
"Dengan latar belakang ini, pemerintah dan para pimpinan industri berkomitmen mengurangi jejak karbon mereka dan GRP bertekad mendukung agenda nasional dan global ini," ungkap dia.
Setelah mengevaluasi emisi berdasarkan GHG Protocol dan menemukan sumber-sumber utama emisi perusahaan, GRP mengidentifikasi 5 pilar utama sebagai langkah-langkah pengurangan emisi dan inisiatif untuk mencapai netralitas karbon.
Pertama, fuel switching yakni peralihan dari batu bara ke sumber energi yang lebih bersih seperti gas alam. Kedua, pengembangan produksi dan peningkatan efisiensi sumber daya. Ketiga, green power sourcing yakni mencari sumber energi hijau dari jaringan listrik atau melalui produksi sendiri. Keempat, carbon offsetting yakni berinvestasi dalam proyek penyeimbangan karbon yang bermanfaat bagi lingkungan.
"Terakhir, kolaborasi dan kemitraan untuk mencapai emisi nol karbon, seperti dengan Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) dan berpartisipasi dalam Net Zero Hub oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN)," terang Argo.
Baca Juga: Public Expose: Tahun Ini GRP Raih Laba Bersih USD49 Juta
Head of Sustainability GRP Sheren Omega menambahkan Net Zero Roadmap GRP juga mengungkapkan GHG Inventory perusahaan pada 2021 yakni sebesar 0,86 ton CO2 per jumlah produksi baja mentah dalam ton.
Sebagai pabrik yang beroperasi dengan EAF (electric arc furnance), GRP memiliki keuntungan dalam melakukan dekarbonisasi dari pabriknya dibandingkan dengan produsen baja global yang menggunakan pabrik yang beroperasi dengan blast furnace. Data ini akan menjadi dasar untuk perjalanan dekarbonisasi perusahaan.
"Tahun lalu, kami mendengar lebih banyak percakapan dari industri mengenai dekarbonisasi dan transisi ke sumber energi yang lebih bersih. Melalui roadmap ini, kami bertekad mengubah bisnis kami menjadi netral karbon dan berkolaborasi dalam rantai pasokan kami untuk mencapai misi tersebut," kata Sheren.
Terkait peluncuran pusat olahraga barunya, yang fokus pada pilar pengembangan sumber daya manusia, Executive Committee GRP Tony Taniwan menyampaikan GRP yakni pusat olahraga baru akan memfasilitasi karyawan untuk melepas penat dan mendapatkan tenaga mereka kembali untuk bekerja dalam rangka membangun karir yang panjang.
"Karyawan kami adalah aset penting bagi perusahaan. Kami percaya inisiatif seperti pusat olahraga ini akan sangat membantu persiapan karyawan kami untuk meraih kesuksesan di tempat kerja," pungkas Tony.
Memasuki tahun baru, GRP bertekad mendukung proyek-proyek pembangunan infrastruktur ramah lingkungan seperti pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dan Pembangkit Listrik Tenaga Mobil Listrik (PLTMH). GRP juga berupaya melibatkan pemerintah dan para pimpinan industri dalam mengidentifikasi solusi yang membantu transisi industri menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan.
Saat ini, GRP merupakan anggota tetap dari ResponsibleSteel™, serta memiliki produk bersertifikat dan lokasi operasional yang memenuhi 13 prinsip prasyarat, dan 370 persyaratan terkait, yang tercantum dalam ResponsibleSteel™ International Standard V2.0. (OL-13)
Kerja sama yang berlangsung dari Juni 2025 hingga Mei 2030 ini menargetkan peningkatan rasio penggunaan kembali air (water reuse) SCG hingga melampaui capaian 13,10% pada 2024.
Bank BTPN senantiasa mengedepankan prinsip berkelanjutan dan berinisiatif mengimplementasikan dekarbonisasi dalam operasional bisnisnya.
Green Refinery merupakan inisiatif strategis Pertamina dalam mencapai target bauran EBT untuk dapat menghasilkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.
Pelita Air menjadi maskapai pertama Indonesia yang menjadi bagian dalam ekosistem bursa karbon di Pertamina Group dengan berpartisipasi dalam pembelian transaksi perdana karbon trading.
MMS Group Indonesia (MMSGI) mengumumkan partisipasinya dalam Bursa Karbon Indonesia atau IDXCarbon yang diluncurkan perdana oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/9).
Dirut Pertamina Nicke Widyawati mengatakan Pertamina Group juga telah mengambil peran penting dalam bisnis dan perdagangan karbon.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
Harumanis Sinergi Utama meresmikan operasionalnya dan memperkenalkan ke publik sebagai salah satu promotor baru, konser diva
AI bukan sekadar implementasi teknologi baru, melainkan membutuhkan kesiapan mendasar mulai dari data, keamanan, jaringan, hingga SDM yang kompeten.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup atau KLH akan panggil perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap gelondongan kayu di Batang Toru awal pekan depan terkait banjir Sumatra
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved