Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (9/2), melemah tipis ditopang peningkatan cadangan devisa RI. Kurs rupiah pada Kamis ditutup turun satu poin atau 0,01% ke posisi 15.097 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 15.096 per dolar AS.
"Untuk rupiah hari ini pergerakannya ditopang oleh kabar bahwa cadangan devisa RI di akhir Januari 2023 mengalami peningkatan dibanding posisi akhir Desember 2022," kata Analis ICDX Revandra Aritama saat dihubungi di Jakarta, Kamis. Cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2023 mencapai US$139,4 miliar atau meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Desember 2022 sebesar US$137,2 miliar.
Peningkatan posisi cadangan devisa pada Januari 2023 itu antara lain dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau enam bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor. Bank Indonesia (BI) menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Selain itu, Revandra mengatakan pernyataan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed Jerome Powell bahwa AS mulai memasuki proses disinflasi juga menimbulkan optimisme The Fed berpeluang melonggarkan kebijakan moneternya. Komentar dari Powell pada Selasa (7/2/2023) terlihat kurang hawkish daripada yang ditakutkan, meningkatkan selera risiko, dan menekan dolar. Dalam sesi tanya jawab di hadapan Economic Club of Washington pada Selasa (7/2/2023), Powell mengakui bahwa suku bunga mungkin perlu bergerak lebih tinggi dari yang diharapkan jika kondisi ekonomi tetap kuat tetapi menegaskan kembali bahwa dia merasa proses disinflasi sedang berlangsung.
Rupiah pada pagi hari dibuka turun ke posisi 15.120 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran 15.093 per dolar AS hingga 15.139 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Kamis menguat ke posisi 15.120 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya 15.122 per dolar AS. (Ant/OL-14)
KEPALA Ekonom Josua Pardede menilai penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz berpotensi menambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah akibat lonjakan harga minyak
Nilai tukar rupiah tembus 16.905 per dolar AS (5/3/2026). Simak analisis dampak perang Iran dan penurunan outlook Fitch terhadap ekonomi Indonesia hari ini.
Warga menukarkan uang pecahan rupiah untuk kebutuhan Lebaran di Jakarta.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.892 per dolar AS dipicu eskalasi konflik Iran dan revisi outlook Fitch Ratings terhadap Indonesia menjadi negatif.
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini mengingatkan pemerintah bahwa serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran memicu eskalasi konflik di Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved