Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan menyelenggarakan Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan pada Senin (6/2) mendatang.
Segara Research Institute menyampaikan beberapa catatan terkait kondisi industri jasa keuangan dalam beberapa tahun terakhir dan prediksi ke depan.
Segara institute menilai industri jasa keuangan telah terbukti cukup tangguh, mampu bertahan di tengah badai pandemic pada tahun 2020-2021.
Indikator-indikator penting sector keuangan terjaga baik, mulai dari NPL/NPF yang terjaga dibawah 5%, DPK yang terus tumbuh diatas rata-rata historis, dan permodalan yang senantiasa kuat di atas threshold yang ditetapkan oleh OJK. Tingginya pertumbuhan DPK khususnya di perbankan selama periode 2020-2021 menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sector keuangan tidak terganggu meskipun perekonomian terdampak negatif oleh pandemi.
"Mampu bertahannya Industri Jasa Keuangan tidak terlepas dari kecepatan dan ketepatan pemerintah dan otoritas (BI dan OJK) dalam mengantisipasi dampak dari pandemi. Koordinasi dan sinergi yang sangat baik selama pandemic antara pemerintah, BI, OJK dan LPS hendaknya terus dijaga dan ditingkatkan pada masa-masa mendatang," tulis Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah Redjalam.
Resiliensi atau ketahanan pada periode 2020-2021 menjadi modal sector keuangan untuk tumbuh lebih baik pada tahun 2022. Seiring mulai meredanya pandemic, penyaluran kredit perbankan pada tahun 2022 mampu tumbuh sebesar 11,355 (yoy), sementara DPK tumbuh 9,01%.
Tidak hanya perbankan yang mengalami peningkatan kinerja pada tahun 2022. Pembiayaan non bank juga tumbuh lebih baik (14,8%, yoy). Penghimpunan premi oleh Asuransi dan indeks harga di pasar modal juga mengalami kenaikan yang positif. Kinerja pasar modal yang terhitung terbaik di ASEAN didukung oleh mulai kembalinya pemodal asing yang mengindikasikan kembalinya kepercayaan global terhadap perekonomian Indonesia.
Pertumbuhan Industry Jasa Keuangan yang cukup baik di tahun 2022 tersebut diatas diikuti dengan menurunnya risiko baik di sector perbankan maupun non bank. Hal ini terlihat dari rasio NPL (gross) yang terus menurun (2,32%) sementara semua rasio likuiditas di atas tresshold (AL/NCD = 137,67%, Alat Likuid/DPK = 31,20%).
Selama tahun 2022 OJK telah mengeluarkan berbagai kebijakan guna memitigasi risiko yang dihadapi oleh industry jasa keuangan. Termasuk diantaranya melanjutkan kebijakan pelonggaran restrukturisasi kredit.
Tahun 2023 diyakini akan menjadi tahun yang suram. Meskipun perkembangan pada akhir tahun 2022 menunjukkan sedikit tanda-tanda yang cukup menggembirakan seperti tekanan inflasi di global yang mereda, tahun 2023 tetap diliputi ketidakpastian yang tinggi. Berbagai Lembaga keuangan internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2023 tidak akan lebih dari 3%.
Momentum berakhirnya pandemi idealnya bisa dimanfaatkan untuk bisa mendorong pertumbuhan ekonomi secara maksimal. Sayangnya kondisi perekonomian global yang sedang menurun menjadikan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi tidak mudah. Inilah tantangan perekonomian di tahun 2023 Memaksimalkan pertumbuhan ekonomi ditengah lesunya perekonomian global.” ungkap Piter.
Ketika perekonomian global dalam trend yang menurun, pertumbuhan ekonomi tentunya akan lebih bersandar kepada perekonomian domestic. Ketika global supply chain terganggu, harapan beralih kepada pengembangan domestic supply chain. Ketika banyak perusahaan besar tidak berdaya ditengah hantaman global, UMKM kembali menjadi tempat berpaling. Pengembangan domestic supply chain dan keberpihakan kepada UMKM bisa menjadi alternatif strategi untuk tetap bisa memacu pertumbuhan ekonomi di tengah lesunya perekonomian global.
Dukungan sector keuangan terhadap alternatif strategi tersebut diatas (pengembangan domestic supply chain dan pemberdayaan UMKM) sangat dibutuhkan. Industri Jasa Keuangan memang harus tetap mengedepankan kehati-hatian, tetapi untuk memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi juga dibutuhkan terobosan-terobosan. Terkait hal ini kebijakan inovatif dari OJK yang bersifat counter cyclical sangat diharapkan.
"OJK telah menunjukkan kemampuannya mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang cukup supportive kepada perekonomian selama pandemi. Tidak berlebihan apabila kita Kembali berharap bahwa OJK juga mampu mengeluarkan kebijakan-kebijakan terobosan yang akan memaksimalkan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi," tandasnya. (RO/E-1)
OJK memberikan sanksi denda senilai Rp5,7 miliar kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan manipulasi harga saham PT Impack Pratama Industri Tbk atau IMPC untuk saham gorengan
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) tengah mendalami 32 kasus dugaan pelanggaran pasar modal, termasuk manipulasi harga dan insider trading.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) membongkar kasus manipulasi saham yang melibatkan influencer atau pegiat media berinisial BVN, atau diduga Belvin Tannadi.
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Langkah ini merupakan bagian dari agenda reformasi luas guna memastikan ekosistem pasar yang lebih kredibel, adaptif, serta kompetitif di tingkat internasional.
Ketua Koperasi TC Invest Iqbal Alan Abdullah memaparkan UMKM saat ini masih mengalami kesulitan akses pendanaan terjangkau karena persoalan administrasi, jaminan, dan manajerial.
Harga emas dunia diperkirakan bergerak di kisaran US$4.800–US$5.100 per troy ounce. Emas Antam diproyeksikan Rp3,0–Rp3,2 juta per gram.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Update harga emas Antam hari ini, Rabu 28 Januari 2026. Logam mulia melonjak tajam Rp52.000 per gram. Simak rincian harga jual dan buyback terbaru.
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved