Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Renault SA sedang dalam tahap akhir pembicaraan dengan Nissan Motor Co. untuk menurunkan sahamnya di mitra Jepang menjadi 15 persen dari 43 persen saat ini, kata sumber yang dekat dengan masalah tersebut, Selasa (17/1).
Chief Executive Officer Renault Luca de Meo berencana untuk bertemu dengan CEO Nissan Makoto Uchida di Jepang pada 26 Januari, dengan tujuan untuk mencapai kesepakatan mengenai tinjauan aliansi modal mereka sejak tahun 1999, kata sumber tersebut.
Kedua pembuat mobil berencana untuk membentuk kembali struktur aliansi mereka untuk membawa taruhan timbal balik mereka ke tingkat yang sama di 15 persen, menurut sumber.
Nissan, yang memiliki 15 persen saham tanpa hak suara di mitra Prancis yang lebih kecil, telah mencari hubungan modal yang lebih seimbang selama bertahun-tahun.
Nissan telah mempertimbangkan untuk mengambil saham di bisnis kendaraan listrik Renault, Ampere.
Raksasa chip AS Qualcomm Technologies Inc. mengatakan pada November akan berinvestasi di Ampere, sementara Google LLC mengatakan akan bekerja sama dengan perusahaan kendaraan listrik itu.
Negosiasi untuk mereformasi struktur modal antara Renault dan Nissan telah membuat sedikit kemajuan, karena produsen mobil Jepang tersebut khawatir bahwa kekayaan intelektualnya terkait teknologi kendaraan listrik dapat dibagikan dengan orang lain di luar aliansi melalui Ampere.
Tapi Renault tampaknya menawarkan beberapa kelonggaran kepada Nissan, membuka jalan untuk kesepakatan perombakan ikatan modal mereka.
Ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pekan lalu di Paris, presiden mengatakan pemerintah Prancis, pemegang saham terbesar Renault, mendukung pembicaraan peninjauan kemitraan modal, membantu memajukan diskusi, kata sumber tersebut.
Renault menjadi pemegang saham utama Nissan pada 1999 ketika perusahaan Jepang itu berada di ambang kebangkrutan, mengirim Carlos Ghosn untuk memimpin perombakan.
Mitsubishi Motors Corp. bergabung dengan aliansi tersebut setelah Nissan mengakuisisi 34 persen sahamnya pada tahun 2016, demikian disiarkan Kyodo, Selasa (17/1). (Ant/OL-12)
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan melakukan pembelian kembali saham perseroan (shares buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Analis Goldman Sachs Group menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi underweight seiring meningkatnya kekhawatiran terkait kelayakan investasi yang disorot MSCI.
BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada Kamis, 29 Januari 2026, menyusul penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.
Masuknya aliran dana asing ke saham ini mengindikasikan adanya sentimen spesifik yang membuat emiten ini tetap dilirik di tengah volatilitas pasar.
Trading halt adalah pembekuan sementara perdagangan saham. Simak penyebab, mekanisme circuit breaker, dan aturan terbaru BEI 2026 di sini.
Sentimen negatif dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rebalancing indeks saham Indonesia cenderung bersifat jangka pendek.
Kehadiran model terbaru ini menjadi penanda langkah strategis Nissan dalam menjawab kebutuhan konsumen akan mobil SUV modern.
Nissan mencatat kerugian bersih sebesar 750 miliar yen (lebih dari Rp84 triliun) pada tahun fiskal 2024, yang berlangsung dari 1 April 2024-31 Maret 2025.
Meskipun demikian, Bima sekilas menyinggung Nissan X-Traile-Power yang sempat diperkenalkan pada akhir 2024 silam. Saat itu, model yang dihadirkan adalah e-Power e-4ORCE.
Selain Nissan Serena yang menjadi tulang punggung penjualan perusahaan, teknologi e-Power diharapkan dapat membantu membangun kesadaran dan citra merek di masyarakat.
Sesuai tema Nissan di IIMS 2025, adalah wujud komitmen Nissan dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya berfokus pada performa kendaraan,
HONDA dan Nissan secara resmi sepakat mengadakan pembicaraan selama enam bulan ke depan mengenai kemungkinan merger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved