Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Timah Tbk meraih dua Proper Emas dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2022, yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penghargaan PROPER Emas ini diraih oleh PT Timah Tbk Unit Metalurgi Muntok dan PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepri dan Riau.
PROPER Emas ini diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma'ruf Amin didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya, kepada Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk Purwoko dan Kepala Unit Produksi Kepulauan Riau, Ari Wibowo dalam Ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2022 yang dilaksanakan di Istana Wakil Presiden RI, Kamis (29/12).
Selain meraih Proper EMAS, Emiten Berkode TINS juga meraih PROPER Hijau yang diraih oleh PT Timah Tbk UPTP Batu Besi.
Sedangkan untuk PROPER Biru diraih oleh PT Timah Tbk Unit Tambang darat Sungailiat, PT Timah Tbk Unit Penambangan Timah Primer Pemali, PT Timah Tbk - UPDB BPP Bangka Barat, PT Timah Tbk - Wilasi II Bangka Selatan, PT Timah Tbk UPTP Wilayah Bangka TB Paku dan PT Timah Tbk Wilasi Belitung.
Anak usaha TINS juga berhasil meraih PROPER Biru yang diraih oleh PT Timah Industri, PT Dok dan Perkapalan Air Kantung Unit Galangan Selindung dan PT DOk dan Perkapalan Air Kantung, Keteknikan Sarana dan Balai Karya.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya dalam laporannya mengatakan, tahun ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan penilaian terhadap 3200 unit entitas usaha.
Sebanyak 51 perusahaan meraih peringkat Emas, 170 perusahaan meraih peringkat hijau, sebanyak 2031 perusahaan peringkat biru dan 887 peringkat merah, dua perusahaan meraih peringkat hitam dan 59 perusahaan yang tidak diumumkan.
"PROPER merupakan program penilain terhadap kinreja lingkungan perushaaan atas upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Dengan tujuan untuk mendorong dunia usaha dapat meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan," katanya.
Siti Nurbaya melanjutkan, penilaian proper dilakukan Dewan Pertimbangan Proper yang imparsial dan independen yang terdiri dari unsur akademisi dan tokoh masyarakart. Dengan variabel penilian yang terus berkembang setiap tahunnya seperti inovasi sosial dan lainnya. Tahun ini ada kriteria baru yakni Green Leadership.
Sementara itu, Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma'ruf Amin mengapresiasi semua perusahaan yang telah berkomitmen dalam melakukan pengolaan lingkungan dalam menjalankan proses bisnisnya.
"Kriteria penilaian semakin tahun makin kompleks tahun ini penilaian mencakup penilaian daur hidup dan pelaksanaan inovasi sosial dan green leadership. Saya berharap semakin banyak perusahaan yang menjadi agen perubahan untuk ikut menjaga lingkungan dan mengurangi dampak lingkungan," katanya.
Ia menyebutkan, perusahaan yang mengikuti penilaian PROPER semakin meningkat, hal ini berarti semakin banyak perusahaan yang berperan dalam pengelolaan lingkungan. Upaya Inovasi sosial yang dilakukan diharapkan dapat terus berkesinambungan sehingga bisa memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.
"Selamat kepada perusahaan penerima PROPER terutama peringkat emas, kinerja perusahaan terbukti menjadi terdepan dalam pengelolaan lingkungan. Saudara adalah inspirasi dan motivasi bagi perusahaan lainnya untuk meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk Abdullah Umar Baswedan mengatakan, ini merupakan tahun kedua PT Timah Tbk Unit Metalurgi Muntok meraih PROPER Emas.
Tahun ini, PT Timah Tbk meraih tambahan PROPER Emas dari PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepri dan Riau yang sebelumnya meraih PROPER Hijau.
"Dengan bertambahnya raihan PROPER Emas di tahun ini merupakan usaha konkret PT Timah Tbk sebagai perusahaan pertambangan untuk menjadi lebih baik dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat," ucapnya.
PT Timah Tbk kata dia terus berupaya maksimal untuk meningkatkan inovasi pengelolaan lingkungan yang berbasis pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan pertambangan terkemuka di dunia yang ramah lingkungan.
Anggota Holding Pertambangan Indonesia MIND ID melakukan inovasi sosial untuk mendukung kinerja perusahaan dalam meraih PROPER Emas yakni melalui Kampong Amoi yang dilaksanakan di Kelurahan Tanjung dan Desa Air Limau Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat dan Pulau Tahan Iklim di Pulau Setunak, Desa Gelam, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun di Provinis Kepuluaun Riau. (OL-13)
Baca Juga: Jaga Kelestarian Adat, PT Timah Tbk Serahkan Dua Unit Alat Tenun
Polda Riau mengajak para mahasiswa mengunjungi Tabung Harmoni Hijau (THH), sebuah pusat edukasi lingkungan
Novotel Karawang dan Mercure Tangerang Centre menggelar aksi peduli lingkungan dengan menanam mangrove serta membersihkan Pantai Jalasena, Karawang.
Karnaval menggunakan kostum dari bahan daur ulang atau sampah ini bertujuan sebagai upaya edukasi untuk mencintai lingkungan.
Anak KAO (Kreatif, Aktif, Optimis), Sekolah Sehat 2025, wujud komitmen Kao mendukung terwujudnya generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan peduli lingkungan
Petugas gabungan membersihkan tanaman eceng gondok dari permukaan danau.
Tak hanya bersenang-senang, para pengendara motor ini juga menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan sekitar
Langkah penjajakan investasi tersebut dianggap amat penting, karena Indonesia disebut berkontribusi sekitar 18% terhadap pasokan timah dunia.
PT Timah Tbk resmi mengumumkan peluang kerja sama kemitraan tambang yang terbuka bagi para mitra potensial khusunya penambangan di laut dengan Kapal Isap Produksi.
DALAM upaya memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik serta para pemegang saham, PT Timah Tbk menggelar Public Expose Insidentil secara daring pada Rabu (15/10).
Dalam upaya memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik serta para pemegang saham, PT Timah Tbk menggelar Public Expose Insidentil secara daring pada Rabu (15/10).
Pemerintah melalui Kejaksaan Agung baru-baru ini menyerahkan sejumlah aset rampasan negara senilai sekitar Rp6-7 triliun, termasuk enam smelter timah
KPK merasa puas dengan keputusan hakim memberikan pidana denda dan pengganti kepada Antonius, yang dinilai sesuai dengan harapan jaksa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved