Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka memperingati International Migrant Day 2022, B2P3 Pemuda Pancasila gelar International Labour Forum (ILF) di Sekretariat Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, Jakarta pada Kamis lalu (22/122022). Bertema "SPSK : Siapa untung, siapa buntung?"
Mengomentari hal tema itu, Yusri Albima, mantan TKI atau saat ini disebut pekerja migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi mengapresiasi MPN Pemuda Pancasila, khususnya Badan Buruh dan Pekerja (B2P3) Pemuda Pancasila.
"Dari beberapa acara peringatan Hari Migran Internasional yang diselenggarakan beberapa pihak, kegiatan Diskusi Publik di Gedung MPN Pemuda Pancasila lebih bermutu, sederhana dan jauh dari kesan pesta hura-hura," nilai Yusri dalam keterangannya, Minggu (25/12/2022).
Siapa yang untung ataupun buntung di SPSK? Menurut Yusri, yang diuntungkan tentunya para WNI yang minatnya tidak bisa dibendung untuk bekerja di Negerinya Raja Salman. Sedangkan yang buntung adalah para Mafia dan pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Pelaku Penempatan Non Prosedural. Dahsyatnya lagi, Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) Arab Saudi ini Zero Cost tidak ada pembebanan biaya apapun kepada PMI, dan itu sesuai dengan Pasal 30 UU 18/2017.
"Sistem Penempatan yang diatur dengan Kepmen 291/2018 ini belum berjalan sesuai harapan tapi sudah ada upaya kudeta oleh pihak yang merasa dibuntungkan," tegas Yusri yang juga Kabid Perlindungan Pekerja Indonesia Yayasan Advokasi Hukum Gelora Indonesia ini.
Bagi Yusri dan mayoritas Aktivis Alumni Arab Saudi, SPSK adalah tawaran sistem yang solutif guna meminimalisir ataupun menghentikan penempatan PMI secara non prosedural ke Arab Saudi, yang marak sejak dimoratorium 2011 lalu. "SPSK ini mesti segera dieksekusi dan direalisasikan, jangan lagi dihambat dengan berbagai dalih, tapi Pilot Project ini harus dilaksanakan agar dapat diketahui kelebihan dan kekurangannya," tegas Ketua Umum DPN Angkatan Muda Bima Indonesia (AMBI) ini.
Ada pihak-pihak yang menuding bahwa Sistem Penempatan yang dirancang Kemenaker tersebut sarat monopoli atau terindikasi adanya Kartel. Bagi Yusri, wajar saja diutarakan. Namun, pandangan itu terlalu sempit jalan fikirannya bila atensi dan konsennya di sisi bisnis semata, sebab tudingan monopoli dan kertelisasi itu identik dengan bussines process yang membawa misi dan kepentingan pihak tertentu.
"Selalu saja ada ada pihak-pihak yang mencoba menghalangi penempatan PMI ke Arab Saudi. Saudi dan Malaysia memang sangat sexy untuk diganggu. Catat baik-baik! SPSK untuk PMI ke Arab Saudi sangat dimusuhi oleh para Pelaku Penempatan Non Prosedural atau Illegal yang identik dengan TPPO, plus tidak disukai P3MI milik orang asing yang dengan sengaja menggunakan nama orang kita untuk memperdagangkan anak-anak kita secara terang-terangan. Saya harapkan SPSK ini harus segera dijalankan agar tidak menjadi Drama show of force atas suburnya Penempatan WNI secara Non Prosedural untuk dipekerjakan di Arab Saudi," tandas Yusri Albima. (RO/OL-13)
Baca Juga: Sekjen PP: Buruh harus Bersatu Jangan Lihat dari Organisasinya
Ketidakjelasan batas kebijakan inilah yang menimbulkan kebingungan dan menghambat penempatan resmi melalui jalur yang seharusnya legal
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
PENANGANAN bencana di Indonesia semakin membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan aktif dunia usaha bersama lembaga kemanusiaan.
BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan penuh bagi PMI Sigit Aliyando yang mengalami kecelakaan di Korea Selatan, mulai dari perawatan hingga pemulangan ke Tanah Air.
PT Insani Baraperkasa bersama PT Resource Alam Indonesia (KKGI) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk penanganan bencana Sumatra.
Rayakan HUT ke-130, BRI hadir sebagai mitra setia Pekerja Migran Indonesia lewat promo remitansi US$1,30 dan layanan digital lintas 11 negara.
Menurut anggaran Badan Pertahanan Rudal AS pada 2025, radar AN/TPY-2 berharga 136 juta dolar Amerika (sekitar Rp2,31 triliun).
Menurut sumber, Trump telepon Mohammed bin Salman bahas peluang gencatan senjata Iran. AS kirim proposal ke Teheran, konflik picu lonjakan harga energi global.
Catat tanggalnya! Pemerintah Arab Saudi tetapkan 18 April 2026 sebagai batas akhir kepulangan jemaah umrah. Simak jadwal lengkap penutupan visa dan aturan haji 2026
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah menjalin komunikasi dengan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Asrul Aziz Taba, yang diketahui berada di Arab Saudi.
Salah satu isu strategis yang turut dibahas adalah potensi kenaikan harga bahan bakar global yang dapat berdampak pada biaya penerbangan haj
Menurut dia, insiden bermula saat ban belakang bus pecah, yang kemudian disusul munculnya asap dari bagian luar depan kendaraan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved