Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UTUSAN Khusus Presiden Bidang Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Muhammad Mardiono mengungkapkan seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati harga pangan yang murah jika kebijakan subsidi biaya logistik berjalan dengan benar.
Menurutnya, saat ini, subsidi logistik pangan masih tersentralisasi. Persoalan itulah yang harus dibenahi ke depan.
"Kita dapat memangkas biaya logistik bila persoalan pangan didistribusikan ke setiap daerah sesuai dengan keunggulan pangan di daerah masing-masing. Koordinasi, sinkronisasi, harmonisasi, dan pengendalian harus dilakukan untuk wujudkan akses pangan masyarakat yang beragam, bergizi, berimbang, dan aman," ujar Mardiono melalui keterangan tertulis, Sabtu (24/12)
Indonesia sedianya memiliki ketangguhan yang sudah diakui oleh Food and Agriculture Organization (FAO). Berbagai gangguan seperti pandemi covid-19, banjir, gempa, longsor di berbagai daerah pun tidak menyurutkan kemampuan Indonesia dalam menghasilkan pangan.
"Selain karena kaya sumber daya, bangsa Indonesia memiliki local wisdom berupa gotong royong untuk mengatasi krisis. Demikian pula hubungan antar keluarga di Indonesia erat sehingga krisis pangan tidak menghancurkan suatu daerah,” sambungnya.
Adapun, Deputi Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional Nyoto Suwignyo mengatakan Indonesia memerlukan kebijakan pangan yang jitu.
Baca juga : OJK – PP Fatayat Dorong Literasi Keuangan Perempuan
Itu bisa dilakukan dengan memaksimalkan daerah yang merupakan sentra komoditas kemudian menyalurkan hasil panennya ke wilayah lain yang tergolong rawan.
"Tidak semua daerah rawan pangan, sehingga intervensi untuk memulihkannya harus pada daerah yang tepat,” kata Nyoto.
Di Indonesia, hanya 74 kabupaten/kota atau setara 14% daerag yang rawan pangan. Sementara 440 kabupaten/kota atau 86% relatif memiliki ketahanan yang baik.
"Daerah-daerah rawan ini yang harus difokuskan. Beberapa daerah harus dipulihkan setiap tahun,” sambungnya.
Misalnya, bila setiap tahun ditargetkan pemulihan 7 kabupaten, dibutuhkan waktu minimal 10 tahun untuk memulihkan semuanya.
"Negara harus memulihkan daerah pangan karena itu adalah kewajiban negara untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya sehingga masyarakat dapat hidup sehat, aktif, produktif serta hidup berkelanjutan," tandasnya. (OL-7)
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi petani yang menjadi perhatian nasional.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan target swasembada pangan. Cadangan beras nasional di Perum Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
GP Ansor melakukan panen padi organik di Kabupaten Blora, sekaligus menanam 3.000 pohon kelapa.
PRESIDEN Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada 70 tokoh penggerak gizi dan ketahanan pangan nasional. Itu termasuk jajaran Polri serta tokoh masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved