Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Perwakilan dari bank-bank nasional dan otoritas pengawas di kawasan euro pada Senin (14/11) menekankan ketahanan sistem perbankan blok tersebut dalam menghadapi krisis saat ini.
Pada konferensi pembukaan pameran dagang Euro Finance Week di Frankfurt, Ketua Dewan Pengawas Bank Sentral Eropa (ECB) Andrea Enria mengatakan bahwa industri perbankan mungkin berada di bawah tekanan yang meningkat sebagai akibat dari krisis ekonomi, pergeseran yang sangat cepat menuju tingkat suku bunga yang lebih tinggi dan meningkatnya bahaya gagal bayar pinjaman.
Meski situasi saat ini positif, kehati-hatian disarankan saat melihat ke depan, tambah Enria.
Penilaian positif Enria terhadap sektor perbankan kawasan euro juga diungkapkan oleh Joachim Wuermeling, yang bertanggung jawab atas pengawasan perbankan di Deutsche Bundesbank. Namun, dia mengatakan bahwa bank harus "bersiap untuk skenario yang tidak menguntungkan."
Banyak bank telah menggunakan beberapa tahun terakhir untuk lebih mempersiapkan diri menghadapi krisis, kata Kepala Keuangan Commerzbank, Bettina Orlopp, di Jerman.
Edisi ke-25 Euro Finance Week tahunan akan berlangsung hingga 18 November. Agendanya adalah tema-tema seperti digitalisasi, regulasi, dan manajemen aset. (Ant/OL-12)
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved