Rabu 02 November 2022, 20:33 WIB

PLN Butuh Dana Jumbo untuk Mencapai Target EBT pada 2060

Ficky Ramadhan | Ekonomi
PLN Butuh Dana Jumbo untuk Mencapai Target EBT pada 2060

Antara
Potret area panel tenaga surya.

 

PT PLN (Persero) memperkirakan kebutuhan investasi untuk pengembangan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) hingga 2060 terbilang besar.

Adapun anggaran yang dibutuhkan bisa mencapai US$700 miliar atau setara dengan Rp10.000 triliun. Perseroan berharap adanya dukungan dari pihak lain untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Mengingat, investasi yang dibutuhkan tidak sedikit.

"Kami sangat butuh partner untuk membangun proyek EBT, karena investasi untuk mencapai NZE sampai 2060 itu sekitar US$700 miliar," ujar Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Wiluyo Kusdwiharto, Rabu (2/11). 

Baca juga: Erick Thohir Ingin Buat Merger Anak Usaha Pertamina, PLN dan Geo Dipa

"Jadi untuk konversi energi fosil ke EBT melalui program transisi energi kami butuh anggaran besar," imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengakui bahwa tidak akan sanggup jika harus membiayai proyek EBT sendirian. Oleh karena itu, PLN membuka kesempatan untuk berkolaborasi sebagai partner dengan berbagai lembaga/perusahaan dalam negeri maupun internasional.

"Kami membuka kesempatan untuk lembaga/perusahaan dalam negeri maupun internasional untuk berkolaborasi dalam mewujudkan EBT," pungkas Wiluyo.

Baca juga: Jelang KTT G20, Enam Perusahaan Teken Pembelian Listrik Hijau PLN

Adapun pasokan listrik pada 2060, 100% akan berasal dari sumber EBT. Untuk mencapai netral karbon pada periode tersebut, perseroan setidaknya membutuhkan kapasitas terpasang listrik sebesar 600 Giga Watt (GW).

Kendati demikian, pihaknya optimistis kebutuhan listrik sebesar 600 GW mampu disokonng pembangkit berbasis EBT. Pasalnya, ketersediaan sumber EBT di Indonesia cukup melimpah.(OL-11)
 

Baca Juga

dok.ist

Ganjar Tawarkan Investasi Mudah, Murah, Cepat dan Bebas Pungli di Jawa Tengah

👤Haryanto 🕔Rabu 30 November 2022, 17:20 WIB
GANJAR telah menyiapkan skema peningkatan ekonomi yang telah disusun bersama dengan pemerintah pusat dan BI. Hal itu bertujuan untuk...
 MI/Widjajadi

Holding Danareksa juga Urus Aset Kripto dan Perdagangan Karbon

👤Widjajadi 🕔Rabu 30 November 2022, 16:46 WIB
PT Danareksa (Persero) sejak Juli 2022 resmi menjadi BUMN Holding yang terdiri atas 15 entitas anak dan asosiasi yang terbagi dalam 5...
Antara

Pesan Presiden ke Menteri Investasi: Perbaiki Kecepatan OSS

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 30 November 2022, 16:40 WIB
Menurut Kepala Negara, dirinya kerap menerima laporan bahwa pelayanan dalam platform OSS tidak secepat yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya