Kamis 03 November 2022, 07:40 WIB

Rumah Jambe-e: Memberi Pelatihan kepada Petani

Jek/M-3 | Ekonomi
Rumah Jambe-e: Memberi Pelatihan kepada Petani

MI/FATHURROZAK
Ko-pendiri Rumah Jambe-e, Rudi Nata.

 

BAGI petani di Tanjung Jabung Barat dan Timur, Jambi, selama ini limbah pelepah pinang tidak ada harganya. Mereka cuma menumpuk pelepah pinang yang jatuh di kebun sampai membusuk atau terkadang membakarnya.

Namun, dari riset dan inovasi yang dilakukan Rumah Jambe-e, kini mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan mengumpulkan limbah pelepah pinang.

Rumah Jambe-e melahirkan inovasi produk ramah lingkungan dengan wadah makanan sekali pakai dari limbah pelepah pinang. Petani pinang pun kini bisa mendapat uang tambahan dengan per lembar pelepah seharga Rp600.

Selain itu, Rumah Jambe-e kini juga memberikan pelatihan kepada para petani di dua wilayah itu tentang cara memproduksi wadah makanan dari pelepah pinang.

“Dari total ada 14 mesin produksi yang kami miliki, empat unit kami taruh di dua wilayah di Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Mereka bisa memproduksi wadah makanan pelepah pinang mereka sendiri, dan bisa dijual di wilayah mereka, tanpa harus menyetor ke kami,” terang Ko-pendiri Rumah Jambe-e, Rudi Nata, saat berbincang dengan Media Indonesia di Pameran Pasar WhatsApp di Senayan Park, Jakarta, Senin (31/10).

Rumah Jambe-e pun berencana memproduksi wadah makanan dari limbah pelepah pinang sepenuhnya dilakukan di dua wilayah tersebut sehingga dapat memangkas ongkos distribusi material. Adapun Rumah Jambe-e tinggal bertugas memasarkan produknya.

“Salah satu desa yang sudah jadi langganan kami untuk memperoleh limbah pelepah pinang ialah Teluk Kulbi, Kecamatan Betara, Tanjung Jabung Barat. Kini kebun pinang mereka jadi lebih bersih karena limbahnya pelepah bisa diolah. Nah, yang paling konkret, ya, sekarang pelepah ada nilainya. Tadinya kan cuma dibiarkan membusuk.” (Jek/M-3)

Baca Juga

Antara

Pemerintah Dorong Pengembangan Komoditas Ekspor Hortikultura

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 27 November 2022, 08:59 WIB
Pemerintah mendorong program Pengembangan Hortikultura Berorientasi Ekspor dengan pola Creating Shared Value (CSV) guna mengoptimalisasi...
Dok.Samanea Group

Samanea Hybrid Trade Outlet Perkuat Rantai Pasok dengan Jaringan Pemasaran Global

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 08:50 WIB
Samanea Group  mengembangkan kerja sama strategis dengan 9 perusahaan peritel branded yang memiliki basis e-commerce  kuat di...
Dok. Pribadi

Hadapi Resesi, Ekonom Islam Sebut Indonesia Bisa Belajar dari Kisah Nabi Yusuf AS di Mesir

👤Putra Ananda 🕔Minggu 27 November 2022, 02:07 WIB
"Pada zaman Nabi Yusuf itu pun telah terjadi resesi ekonomi dan jauh sebelum terjadinya resesi ekonomi, Nabi Yusuf dan kaumnya telah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya