Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Ekonom dari Institute of Social, Economics, and Digital (ISED) Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan BI 7-Days Reverser Repo Rate (BI7DRR) di kisaran 25 hingga 50 basis poin. Ini dinilai sebagai langkah untuk menjaga inflasi di dalam negeri yang mulai merangkak naik.
"Perkiraan saya BI7DRR akan naik berkisar 25-50 bps menjadi 4,5-4,75% untuk cegah inflasi melonjak menembus 6% karena efek kenaikan harga bbm ke inflasi masih 2-3 bulan ke depan," ujar dia melalui keterangannya, Kamis (20/10).
Selain sebagai cara mengendalikan inflasi, penaikan suku bunga acuan juga dilakukan untuk menahan pelemahan rupiah. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir ini mata uang Garuda mengalami depresiasi, hampir menembus Rp15.500 per dolar Amerika Serikat di pasar spot.
Apalagi bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed) diperkirakan masih akan menaikkan Fed Funds Rate atau suku bunga acuannya di level 75 hingga 100 bps. Itu diperkirakan akan terjadi dalam bulan ini atau bulan depan.
Dengan kata lain, diprediksi mata uang dolar AS akan terus menguat dan menjatuhkan nilai mata uang negara lainnya. Ryan mengatakan, BI bisa saja agresif dalam memutuskan kenaikan suku bunga acuan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) kali ini.
Itu karena ekspekstasi inflasi nasional yang terbentuk hingga akhir tahun ini berada di kisaran 6 hingga 7%. "Bisa jadi BI akan lebih agresif menaikkan BI Rate sebesar 50 bps pada RDG BI hari ini sebagai strategi upfront-loading atau preemptive. Intinya, BI akan menuntaskan persoalan inflasi ini melalui bauran kebijakan yang lebih agresif guna secepatnya melandaikan inflasi berjalan maupun ekspektasi inflasi," pungkas Ryan. (OL-12)
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Berdasarkan data 10 komoditas dengan andil inflasi dan deflasi terbesar secara bulanan, cabai merah mencatat andil deflasi terbesar sebesar -0,31 persen, disusul cabai rawit -0,07 persen.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved