Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI perusahaan rintisan atau startup, Jasmine Cahaya Cemerlang (JCC), mempunyai tantangan besar dalam memasarkan produknya dikarenakan brand baru yang tentunya belum dikenal di masyarakat luas.
Tetapi itu bukanlah suatu hal yang menghambat proses pemasarannya, dikarenakan JCC telah membuat sistem distribusi yang memudahkan para agen untuk menjalankan bisnisnya.
Brand ini juga mempunyai produk fast moving yang sangat diminati di pasar, dan sebagai ujung tombak pemasaran agen JCC telah teruji kemampuannya untuk meraih pasar dari produk sejenis yang telah ada sebelumnya.
Hal Ini merupakan hal yang tidak mudah tetapi dengan mentalitas pemenang.
Ternyata telah dibuktikan JCC dalam waktu 6 bulan sejak berdirinya mampu memberikan promo pergi ke Bali 4 hari 3 malam dengan kualitas yang tidak main-main.
“Dari setiap promo, kami akan selalu sisipkan ilmu kehidupan oleh orang yang memiliki nilai di bidangnya agar agen-agen kami nantinya semakin sukses harus semakin bijaksana,” kata Osa Jasmine selaku Direktur Utama PT Jasmine Cahaya Cemerlang dalam keterangan pers, Selasa (20/9).
Baca juga: Startup Legalku Pastikan Masuk Pre Series-A Funding Tahun Ini
Adapun rangkaian acaranya meliputi wisata kunjungan pabrik yang memproduksi produk JCC, wisata danau bratan, training exclusive golden rules bersama komisaris JCC Putu Eka Suryawan, spiritual dalam berbisnis bersama dokter I Wayan Mustika.
Dalam acara tersebut Jasmine Cahaya Cemerlang juga meluncurkan produk terbarunya yaitu JCC Herba J (jamu tradisional rasa millenial) dan JCC Herba Capsule.
“Tidak hanya memberikan liburan gratis ke Bali saja, fasilitas aplikasi landing page juga akan diberikan secara gratis untuk agen dan reseller,” tutur Osa Jasmine
"Kami sangat menyadari bahwa penghargaan adalah hal yang sangat penting bagi para pelaku bisnis. penghargaan ini menjadi kan agen lebih termotivasi melakukan yang terbaik," katanya.
Sebanyak 40 agen yang berprestasi terdiri dari kota Bandung, Sukabumi, Purwakarta, Jakarta, Cikarang, Padang, Palembang, Banjarmasin, Pontianak, Kediri, Trenggalek, Batam, dan lainnya
"Tentu ini sudah menjadi bukti bahwa produk dan bisnis ini diterima oleh masyarakat Indonesia," tambah Osa.
Tidak hanya promo pergi ke Bali saja, tetapi sekarang brand garapan Osa Jasmine ini telah memulai promo terbarunya yaitu promo umrah plus berlibur ke Turki senilai Rp 35 juta per orang dan kesempatan ini sangat terbuka bagi seluruh agen JCC di kota manapun. (RO/OL-09)
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Deretan startup atau perusahaan rintisan yang didirikan dan dikembangkan oleh para perempuan Indonesia diharapkan mampu memadukan inovasi dengan manfaat bagi masyarakat.
Founding partner Intudo Ventures, Patrick Yip menjelaskan tahun lalu memang penuh tantangan, karena merupakan periode koreksi bagi industri.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) melalui anak usahanya, BNI Venture, memperkenalkan 10 startup peserta pitching demo day dari program akselerator Axel Arc di acara Tech in Asia Conference 2024.
Pendanaan katalis berperan penting dalam membantu perusahaan rintisan yang berada pada tahap awal dalam berinovasi.
Dalam dunia e-commerce yang semakin kompetitif, keberhasilan suatu perusahaan tidak hanya ditentukan oleh produk yang ditawarkan, tetapi juga oleh kualitas tim yang mengelolanya.
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
Diskusi berfokus pada bagaimana Indonesia dan Australia dapat memperkuat kolaborasi di bidang teknologi, kewirausahaan, dan inovasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi kemitraan strategis antara 24 perusahaan rintisan (startup) Indonesia terpilih dengan korporasi dan ekosistem startup luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved