Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PETROKIMIA Gresik berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi pupuk. Langkah tersebut harus dilakukan guna mengantisipasi ancaman krisis pangan.
Guna mewujudkan komitmen itu, perseroan mendatangkan sumber bahan baku pupuk yaitu KCI dari Kanada. Selama ini, sebagian besar KCI didatangkan dari Rusia.
Hal tersebut kemudian menjadi masalah ketika Negeri Beruang Merah itu menahan pasokannya sebagai dampak dari perang dengan Ukraina.
"Pada kondisi normal, jumlah KCl yang diekspor adalah 41,6 juta ton setahun. Dari total tersebut, 47% berasal dari Belarusia dan Rusia. Bisa dibayangkan jika suplai dari Belarusia dan Rusia ini terganggu. Oleh karena itu, kita tambah suplai dari Kanada, tentu dengan harga yang reasonable," ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo melalui keterangan tertulis, Sabtu (17/9).
Selain mencari sumber impor bahan baku baru, Petrokimia Gresik juga berupaya meningkatkan produktivitas melalui program Agro Solution. Program tersebut berupaya menciptakan ekosistem pertanian secara komprehensif, baik on farm maupun off farm, mulai dari penyediaan modal usaha yang bersinergi dengan perbankan, jaminan asuransi, ketersediaan pupuk, pengawalan pengendalian hama, hingga penyediaan offtaker.
“Dalam program ini, Petrokimia Gresik mengedukasi penggunaan pupuk nonsubsidi. Dengan pengawalan yang baik, para petani mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan,” terangnya.
Baca juga : Pemerintah Luncurkan Program Solar Subsidi untuk Nelayan
Anak usaha Pupuk Indonesia itu juga melakukan transformasi digital untuk memastikan perbaikan kinerja agar kebutuhan petani bisa tercukupi dengan baik.
Pengembangan SDM pertanian juga dilakukan dengan menggandeng sejumlah penyelenggara pendidikan sektor pertanian. Setidaknya, ada tujuh politeknik pertanian di Indonesia yang menyatakan siap bekerja sama untuk mendorong regenerasi petani.
"Ini merupakan langkah ketiga dan keempat Petrokimia Gresik sebagai komitmen mendukung pemerintah untuk keluar dari ancaman krisis pangan global," tutur Dwi.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, untuk menghadapi tantangan krisis pangan, dibutuhkan kolaborasi dan peranan aktif para stakeholder, termasuk Petrokimia Gresik yang saat ini memikul amanah untuk menyalurkan pupuk bersubsidi bagi petani di berbagai daerah di Indonesia.
"Seperti kata Bapak Presiden, harus ada langkah-langkah extraordinary dari semua pihak untuk menghadapi tantangan ini," ucap Syahrul. (RO/OL-7)
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Petrokimia Gresik membuka Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) 2026 bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Stadion Petrokimia Gresik, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1).
Petrokimia Gresik resmi meluncurkan tim bola voli putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) untuk menyambut kompetisi bergengsi Proliga 2026.
Lomba gogoh iwak diharapkan dapat menjadi momentum untuk menarik minat generasi muda agar turut aktif memajukan sektor perikanan.
Petrokimia Gresik menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung upaya dekarbonisasi global yaitu pengurangan emisi karbon melalui penerapan strategi ekonomi sirkular.
Penerapan Green and Smart Port merupakan langkah strategis Petrokimia Gresik dalam mendukung Sistem Logistik Nasional (Sislognas).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved