Sabtu 17 September 2022, 11:03 WIB

Garuda dan PPA Kerja Sama Fasilitas Pembiayaan Pesawat Rp725 M

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Garuda dan PPA Kerja Sama Fasilitas Pembiayaan Pesawat Rp725 M

AFP/CHAIDEER MAHYUDDIN
Pesawat Garuda Indonesia diparkir di Bandara Soekarno-Hatta.

 

MASKAPAI nasional Garuda Indonesia menandatangani kerja sama Fasilitas Pembiayaan Restorasi Armada fengan Skema Bagi Hasil bersama PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA), Jumat (16/9), di Denpasar, Bali.

PPA akan mengucurkan Rp725 miliar melalui skema bagi hasil yang akan berlangsung selama 5 tahun ini. Adapun penandatanganan tersebut merupakan tindak lanjut dari Offering Letter atas Syarat & Ketentuan Indikatif Terbaru (Updated Indicative Term Sheet) Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani pada Agustus lalu.

"Kerja sama dengan PPA ini diharapkan dapat mengoptimalkan kesiapan operasional Garuda Indonesia," kata Irfan dalam keterangan resmi, Sabtu (17/9).

Baca juga: Garuda Tawarkan Potongan Harga Tiket hingga 15% di Super Deals 9.9

Untuk perjanjian bagi hasil diimplementasikan secara bertahap pada sejumlah rute yang akan dijadikan skema kerja sama bagi hasil di antaranya adalah Jakarta- Surabaya-Jakarta, Jakarta-Makassar-Jakarta serta Jakarta-Jayapura-Jakarta.

Lebih lanjut, Irfan menjelaskan, fasilitas pembiayaan itu akan digunakan pada lini operasional penerbangan yang akan dioptimalkan untuk restorasi armada dan pemeliharaan spare part pesawat, seperti engine (mesin) APU, shipping part, dan berbagai komponen pesawat lainnya yang dioperasikan untuk mendukung kelancaran operasional Garuda Indonesia.

Pemugaran pesawat itu dibutuhkan karena adanya keterbatasan jumlah armada Garuda yang berada dalam kondisi siap beroperasi (serviceable) saat pandemi, bahkan sebelumnya armada tersebut sempat tidak beroperasi di tengah proses restrukturisasi kewajiban usaha.

“Pandemi covid-19 yang terjadi selama dua tahun ini membawa industri penerbangan menghadapi berbagai tantangan kinerja operasional," ucapnya.

Kerja sama fasilitas pembiayaan ini dinilai Dirut Garuda memberikan optimisme tersendiri dalam hal kepercayaan sektor dunia usaha terhadap outlook bisnis maskapai nasional itu yang terlilit utang triliunan rupiah.

"Tentunya peluang ini akan terus kami optimalkan dan selaras dengan upaya kami untuk memastikan business plan Garuda Indonesia dapat diwujudukan secara optimal," pungkas Irfan.

Perseroan menegaskan akan meningkatkan jumlah armada serviceable atau layak beroperasi yang diproyeksikan akan bertambah secara bertahap sekitar 60 pesawat hingga akhir tahun ini. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Ridwan Kamil Akui Kompor Listrik Bebani Masyarakat

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:59 WIB
Menurutnya, program konversi gas elpiji 3 kilogram ke kompor listrik akan berjalan lancar jika ada penggunaan teknologi yang...
Dok.Sunlife

Sun Life Indonesia dan CIMB Niaga Hadirkan Sun Proteksi Jiwa

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:07 WIB
Hanya 37% masyarakat Indonesia yang memiliki tabungan untuk hidup lebih dari 6 bulan ke...
MI/ Dwi Apriani

Penjelasan PLN Soal Aliran Listrik Putus Saat Cuaca Ekstrem

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 03 Oktober 2022, 21:59 WIB
Salah satunya karena gardu listrik terendam air akibat intensitas hujan tinggi. Tak jarang, gardu listrik juga ikut terendam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya