Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Hari ini, Senin (29/8) melemah 50 poin atau 0,34 persen ke posisi Rp14.867 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.817 per dolar AS, beberapa nilai tukar mata uang di Asia juga mengalami pelemahan hari ini.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia melemah. Seperti, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 1,22%.
Selanjutnya, baht Thailand terjun 0,83%, yuan China ambles 0,63%, yen Jepang yang terdepresiasi 0,64%, dolar Taiwan tergelincir 0,6%, ringgit Malaysia tertekan 0,45%, dolar Singapura yang koreksi 0,41%, dan dolar Hong Kong terlihat melemah tipis 0,01% terhadap the greenback pada pagi ini.
Hal ini merupakan imbas dari Ketua the Fed Jerome Powell yang mengatakan dalam pidatonya di Jackson Hole, kalau bank sentral tidak akan mundur untuk melawan inflasi yang cepat.
Powell menegaskan, masih akan terus menaikkan suku bunga dengan agresif hingga inflasi melandai. Bahkan, ia memperingatkan perekonomian Amerika Serikat akan mengalami "beberapa rasa sakit".
Sementara dari dalam negeri, Isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar dan Pertalite hingga kini masih terus menjadi perhatian publik.
"Pemerintah tengah mempertimbangkan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi karena harga minyak dunia mengalami fluktuasi dan berada di level yang cukup tinggi," tulis Tim Riset KB Valbury Sekuritas dilansir dari laman resmi.
Hal itu ditambah lagi, dengan kuota BBM subsidi yang disalurkan Pertamina kian tipis. Hal tersebut berdampak kepada anggaran subsidi energi, khususnya BBM yang meningkat tajam, dan berpotensi rawan jebol. (OL-13)
Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Melemah Tertekan Isu Kenaikan BBM
PEMERINTAH memastikan isu melemahnya nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS menjadi perhatian dalam koordinasi tim ekonomi seraya memastikan penguatan sektor riil
Nilai tukar Rupiah hari ini 22 Januari 2026 menguat ke Rp16.900 per USD didorong sentimen Trump dan keputusan BI Rate 4,75%. Cek selengkapnya di sini.
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan 21 Januari 2026
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu 21 Januari 2026, bergerak menguat 1 poin atau 0,01% menjadi Rp16.955 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved