Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengungkapkan penggunaan alat mesin pertanian dalam proses panen bisa mengurangi tingkat keterbuangan pangan hingga hanya 7%.
Salah satu mesin yang menurutnya sangat penting adalah combine harvester, alat panen yang memiliki kemampuan memotong, memegang, merontok dan membersihkan padi sekaligus.
Baca juga: Program Taksi Alsintan Kementan untuk Kemandirian Petani
"Kalau kita mau produktif, pakai combine harvester. Ini bisa memotong 6% sampai 7% kehilangan di dalam produksi. Memang harus ke situ," ujar Jokowi saat meluncurkan taksi alsinan di Gresik, Jawa Timur, Senin (22/8).
Ia menyebut, saat ini, rata-rata angka food loss di Tanah Air masih tinggi yakni mencapai 13%.
Masalah tersebut jelas membawa kerugian lantaran hasil panen yang diperoleh para petani menjadi tidak maksimal.
Oleh karena itu, penggunaan alsintan menjadi sebuah kewajiban terlebih di era modern seperti sekarang.
Sarana tersebut, sambung Jokowi, juga bisa menjadi solusi dari minimnya tenaga kerja di sektor pertanian.
"Saya melihat di beberapa provinsi kekurangan tenaga kerja. Penggantinya ya alsintan modern. Mulai dari harvester-nya, traktornya, rice milling unit-nya. Dengan memakai yang modern ini food loss bisa ditekan 6% sampai 7%. Itu tambahan 6% nanti bisa dipakai untuk menyicil alsintan lagi. Saya kira pola pikirnya harus seperti itu," tandasnya. (OL-6)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved