Senin 15 Agustus 2022, 14:17 WIB

Legislator Puji Kinerja Presiden Jokowi Tangani Gejolak Ekonomi

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Legislator Puji Kinerja Presiden Jokowi Tangani Gejolak Ekonomi

Dok. DPR RI
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun

 

ANGGOTA Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memuji kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengoordinasikan penanganan masalah ekonomi guna menangani gejolak ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan lonjakan harga minyak dunia.

"Arahan Presiden Jokowi di sektor ekonomi dijalankan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Pak Airlangga Hartarto, ada Menteri Keuangan Bu Sri Mulyani yang memerankan kebijakan fiskal yang sangat bagus, lalu didukung peran Pak Perry bersama jajaran Bank Indonesia," kata Misbakhun dalam keterangan yang diterima di Jakarta.

Ia mengatakan capaian tersebut tak terlepas dari koordinasi yang baik antara Presiden Jokowi, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, hingga Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Misbakhun menyatakan hal itu di depan ratusan konstituennya pada kegiatan 'Sosialisasi Cinta Rupiah: Bela Negara Tanpa Senjata' yang digelar di Kantor Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Sekjen Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) itu lantas mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diumumkan pada 5 Agustus lalu. Menurut Misbakhun, BPS mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,44 persen.

"Positif. Di saat luar negeri mengalami gejolak harga BBM, di Indonesia naik atau enggak? Kan, enggak," ujarnya.

Baca juga : Serahkan Achmad Bakrie Award, Puan Apresiasi Dedikasi Dokter Tanggulangi Covid-19

Misbakhun menyatakan pemerintah memilih mempertahankan subsidi BBM. Namun, dia menyebut kebijakan fiskal dalam menjaga harga BBM harus ditopang kebijakan moneter.

Menurut Misbakhun, BI sebagai pihak yang menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter punya andil besar dalam menjaga ketersediaan dana.

"Nah, uang subsidi ini dari mana? Sebagian dari pajak negara, sebagian dari Bank Indonesia," kata Misbakhun.

Ia menjelaskan, pemerintah dan BI telah menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) Jilid III. SKB itu berisi kesepakatan tentang berbagi beban ("burden sharing") yang memungkinkan dukungan pembiayaan melalui Surat Berharga Negara (SBN).Melalui skema itu, BI membeli SBN dari pemerintah.

"Dengan SKB Jilid III, pemerintah memiliki ruang fiskal yang lebih lebar karena dukungan Bank Indonesia," tutur Misbakhun.

Dia menambahkan, saat ini seluruh masyarakat menikmati buah kebijakan pemerintah tentang subsidi BBM.

Menurut dia, angka inflasi tetap terkendali meski harga minyak terus bergejolak seiring konflik antara Rusia dengan Ukraina yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

"Jika kita melihat perang Rusia-Ukraina yang membuat harga minyak menjadi tinggi, inflasi yang tinggi terjadi di berbagai negara. Indonesia hanya mengalami inflasi di bawah sepuluh persen," katanya. (Ant/OL-7)

Baca Juga

DOK situs web State Street.

Jelang Akhir Tahun, TECH Masuk ETF State Street

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 22:07 WIB
Saham PT IndoSterling Technomedia (TECH) berhasil masuk dalam Exchange Trade Fund (ETF) atau paket saham yang dikelola manajemen investasi...
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suharso Monoarfa Mendapat Tugas Baru dari Presiden

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 21:35 WIB
Presiden Jokowi menunjuk Kepala Bappenas Suharso Monoarfa sebagai koordinator pelaksana pada Dewan Pengarah Nasional untuk pencapaian...
Antara

Mendag: Presiden Setuju Kucurkan Rp100 Triliun untuk Serap Produk Petani

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 25 September 2022, 21:23 WIB
Menurut Zulhas, sapaan karib Zulkifli Hasan, usulan itu dapat mendorong peningkatan kesejahteraan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya