Jumat 12 Agustus 2022, 10:49 WIB

Tol Laut Turut Mobilisasi Minyak Goreng Kemasan Rakyat di Indonesia Timur

Ficky Ramadhan | Ekonomi
Tol Laut Turut Mobilisasi Minyak Goreng Kemasan Rakyat di Indonesia Timur

ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU
Warga memperlihatkan minyak goreng kemasan saat peluncuran minyak goreng kemasan rakyat (MinyaKita) di kantor Kementerian Perdagangan.

 

Kapal tol laut turut memobilisasi minyak goreng kemasan rakyat ke wilayah Indonesia Timur. Sebanyak 1.200 ton atau sekitar 1,3 juta liter minyak goreng kemasan diangkut menggunakan kapal tol laut KM. Kendhaga Nusantara 12, dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju ke sejumlah daerah di wilayah Timur Indonesia, diantaranya yakni ke Papua, Maluku, dan NTT.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan langsung peluncuran distribusi program Mobilisasi Minyak Goreng Kemasan Rakyat “Minyakita” bersama Menteri Perdagangan Zulfikli Hasan, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

“Hari ini saya senang, karena tol laut terus memberikan perannya. Kami bersama Menteri Perdagangan bisa mendistribusikan minyak goreng ke Indonesia Bagian Timur dengan harga yang terjangkau,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi dalam keterangan resmi, Jumat (12/8).

Menhub mengapresiasi upaya yang dilakukan jajaran Kemendag beserta sejumlah pemangku kepentingan terkait, yang telah menginisiasi dan mendukung upaya menstabilkan harga minyak goreng di wilayah Indonesia Timur.

Pada kesempatan yang sama, Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, harga rata-rata minyak goreng kemasan sederhana di Jawa dan Bali sudah mencapai Rp13 ribu per liter.

Sementara itu, harga minyak goreg kemasan sederhana di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, sebagian sudah Rp14 ribu per liter dan ada yang telah menyentuh angka Rp13.500 per liter.

“Hari ini dikirim 1.200 ton atau 1,3 juta liter minyak goreng kemasan sederhana ke Papua, Papua Barat, Maluku, NTT. Kita menggunakan tol laut sehingga biaya transportasi lebih ringan. Sehingga di daerah timur Indonesia bisa menikmati minyak kemasan sederhana seharga Rp14 ribu per liter," ujar Zulkifli.

Pendistribusian minyak goreng dilaksanakan melalui Program Gerai Maritim yang bersinergi dengan Program Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut (Tol Laut) Ke Wilayah 3TP yang merupakan sinergi dari Kemendag, Kemenhub, dan ID FOOD selaku BUMN pangan pemasok MinyaKita, serta PT Bina Karya Prima (BKP) selaku produsen minyak goreng.

Dengan upaya ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga barang/logistik seperti minyak goreng, khususnya di daerah wilayah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan (3TP). (OL-12)

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land.

Perkuat UMKM, Sinar Mas Land Berikan Pelatihan dan Pendampingan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 23:49 WIB
Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan pilar terpenting dalam menopang perekonomian nasional, sehingga peningkatan daya...
dok.ant

Oke ungkap Penyebab Krisis Minyak Goreng pada Januari lalu

👤Sri Utami 🕔Kamis 29 September 2022, 23:40 WIB
MANTAN Dirjen Perdagangan Dalam Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengungkapkan penyebab kelangkaan minyak goreng selama...
MI/BAYU ANGGORO

Tokopedia Bantu 12 Juta UMKM dengan Beragam Aplikasi

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 29 September 2022, 23:25 WIB
Sangat penting bagi UMKM agar bisa terus beradaptasi dengan perkembangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya