Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
BURSA Efek Indonesia (BEI) memperingati 45 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia. Pertumbuhan pasar modal Indonesia saat ini sebesar 7,68% dan masih tertinggi di kawasan ASEAN.
Direktur utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengatakan bahwa BEI baru merayakan emiten ke-800 yang Initial Public Offering (IPO) dengan 38 emiten pada tahun ini. Lalu, dalam 3 hari terakhir, sudah bertambah 4 emiten.
"Total emiten kita menjadi 804. Target kami sampai akhir tahun mencapai sebanyak 55 emiten," ujar Iman secara virtual, Rabu (10/8).
Lebih lanjut, dia menjelaskan banyak tantangan yang dihadapi berbagai sektor industri. Dalam hal ini, BEI tidak hanya berbicara terkait kuantitas.
"Namun, bagaimana kita untuk ke depan memeroleh emiten dengan kualitas kinerja baik di pasar modal," pungkasnya.
Pada tahun ini, tepatnya 21 April, IHSG berhasil mencapai rekor tertinggi dalam sejarah bangsa Indonesia, yaitu menembus level 7.276. "Indonesia menjadi bursa dengan jumlah IPO terbanyak di ASEAN dalam 4 tahun terakhir sejak 2018," katanya.
"Selain itu, bursa kita juga berhasil mencapai pertumbuhan tertinggi. Total perusahaan tercatat peningkatannya 39% dibandingkan 2017," imbuh Iman.
Jumlah investor pasar modal sudah mencapai 9,4 juta investor dan investor sahamnya tercatat 4 juta. Capaian itu juga meningkat delapan kali lipat dibandingkan 2017, atau sebanyak 59%. Mayoritas investor merupakan kalangan usia di bawah 30 tahun.
Di lain sisi, pihaknya mengungkapkan masih ada tantangan yang harus dihadapi BEI, khususnya transaksi harian. Dari 4 juta investor saham, total transaksi per hari baru sekitar 200-300 ribu.
"Kami perlu memperbanyak investor yang dari 4 juta atau 9 juta tadi untuk aktif bertrading. Mereka sudah punya account, tapi kita perlu lakukan (sosialisasi) agar mereka lebih aktif trading harian," papar Iman.(OL-11)
Sentimen negatif dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rebalancing indeks saham Indonesia cenderung bersifat jangka pendek.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026.
Politkus PKS itu mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar melepas saham di PT Delta Djakarta.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa, 27 Januari 2026, bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di zona merah.
Ia menekankan, reformasi cara kerja harus dimulai dari pembangunan budaya kerja yang profesional dan kolaboratif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Senin (26/1) pagi. IHSG hari ini menguat 16,72 poin atau 0,19% ke level 8.967,73.
BEI melakukan trading halt pukul 13.43 WIB setelah IHSG turun 8 persen ke level 8.261,79 akibat kebijakan MSCI.
Pemerintah memastikan langkah evaluasi bersama OJK dan BEI segera dilakukan untuk merespons tekanan IHSG.
IHSG ambruk 8% memicu trading halt BEI. Ekonom Trimegah menilai koreksi ini momentum pembenahan tata kelola, transparansi pasar, dan daya saing Indonesia di MSCI.
BEI bersama OJK dan SRO merespons pembekuan review indeks MSCI dengan memperketat transparansi data free float rutin mulai Januari 2026 demi pulihkan kepercayaan investor.
IHSG anjlok 8% pada perdagangan Rabu (28/1) siang, BEI memberlakukan trading halt sementara untuk menjaga stabilitas pasar saham Indonesia.
BEI siap mengerahkan seluruh upaya menindaklanjuti keputusan MSCI yang membekukan review indeks saham Indonesia demi menjaga kepercayaan investor global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved