Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo didampingi oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (9/8).
Pelabuhan ini memiliki kapasitas 500 ribu twenty foot equivalent units (TEUs) dan 8 juta non-petikemas. Menhub menyampaikan terminal tersebut dirancang menjadi pelabuhan berstandar internasional terbesar di Pulau Kalimantan.
"Ini akan diintegrasikan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mempawah guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat," kata Menhub Budi dalam keterangan pers, Selasa (9/8).
Baca juga: Terminal Kijing akan Jadi Magnet bagi Investor
Dibangun sejak 2016, pembangunan terminal ini menelan investasi Rp2,9 triliun. Terminal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk unggulan yang dihasilkan Provinsi Kalbar seperti, CPO, alumina, bauksit, dan komoditas lainnya.
Menhub menjelaskan, pemerintah telah menugaskan PT Pelindo melalui konsesi, untuk membangun Terminal Kijing yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Pembangunan Terminal Kijing dilatarbelakangi makin terbatasnya kondisi Pelabuhan Pontianak eksisting yang sudah mengalami pendangkalan," jelas Budi.
Kehadiran Terminal Kijing diharapkan dapat menggantikan pelabuhan yang lama dan memberikan ruang tumbuhnya titik-titik industri baru, serta memberikan kesempatan bagi kapal tol laut yang membawa produk dalam negeri untuk menyinggahi Kalbar.(OL-5)
Bhakti menyebut hingga kini pihaknya telah memeriksa 65 saksi. Penyidik, kata dia, masih terus berupaya mengumpulkan sejumlah alat bukti.
Total ada 65 aksi dan lima ahli dimintai keterangan dan diketahui proyek ini telah menimbulkan kerugian keuangan negara 62.410.523,20 USD (setara Rp1,350 triliun) dan Rp323.199.898.
Tessa mengatakan, penggeledahan telah dilakukan dari Jumat, 25 April 2025. KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus ini.
Wilayah terdampak banjir tersebut antara lain Kabupaten Sambas, Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang, dan Kabupaten Kubu Raya.
Pemerintah memilih Provinsi Kalimantan Barat pada Pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan Tahun 2024 untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan negara itu.
Dukungan bagi pengembangan UMKM lokal juga ditunjukkan dengan terus menjaga kualitas pelayanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved