Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan Indonesia akan mengedepankan prinsip adil dan keterjangkauan pada upaya transisi energi. Dua hal itu dinilai menjadi kunci sukses dari peralihan penggunaan energi, tidak saja di Indonesia melainkan di level global.
Hal itu ia sampaikan dalam Side Event Finance Minister and Central Bank Governor (FMCBG) G20 ke-3 bertajuk Sustainable Finance for Climate Transition, Kamis (14/7).
Baca juga: Ini Pentingnya Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut
"Pemerintah akan selalu memegang prinsip adil dan terjangkau, penyesuaian harga energi jika diperlukan akan dilakukan secara bertahap dan terukur sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga," terangnya.
Guna mencapai hal itu, pemerintah akan mendorong penguatan dari sisi permintaan melalui, pertama, mendorong stabilitas ketersediaan layanan vital seperti listrik. Kedua, menjaga stabilitas harga energi pangan dan transportasi umum.
Ketiga, memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan. Keempat, penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan. "Dalam jangka pendek mitigasi untuk memitigasi dampak negatif transisi menuju ekonomi hijau, negara akan selalu hadir terutama untuk menciptakan stabilitas pelayanan publik, dan terutama pada harga di masyarakat," imbuh Sri Mulyani.
"Negara mana pun, ekonomi apa pun, tidak peduli seberapa tinggi pendapatan menengah atau rendah, ketika berhadapan dengan tekanan harga yang meningkat, itu tidak akan berkelanjutan," tambahnya.
Untuk itu, lanjut Sri Mulyani, Indonesia telah menyiapkan kebijakan peta jalan, legislasi infrastruktur, hingga menganalisis penanganan dan pengelolaan rencana mitigasi dampak sosial dari transisi energi tersebut.
Namun, dia menambahkan, pada masa transisi ekonomi itu, akan muncul peluang bagi investasi baru yang lebih hijau. Investasi tersebut berasal dari Industri baterai kendaraan listrik, industri kendaraan listrik, industri panel surya, dan sektor energi baru terbarukan lainnya. Potensi ini menurutnya harus direngkuh secara optimal oleh Indonesia. (OL-6)
Kolaborasi dengan UNIDO akan melahirkan model baru kawasan industri berkelanjutan yang aman, sehat, hijau, inklusif, serta dapat direplikasi dan dipromosikan secara global.
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
AHLI gizi di luar negeri menekankan bahwa kurma merupakan sumber energi cepat yang nyata dan berguna dalam rutinitas makan sehari-hari.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
PT Geo Mining Berkah (GMB), perusahaan konsultan pertambangan, memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor tambang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan hari ini, Senin (12/1).
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merefleksikan dinamika isu energi nasional dan global sepanjang tahun 2025, sekaligus membahas arah kebijakan energi nasional pada tahun 2026.
Pertamina NRE kembali menunjukkan langkah strategisnya dalam transisi energi nasional dengan menandatangani nota kesepahaman bersama perusahaan Tiongkok.
Dukungan pembiayaan yang tepat, inklusif, dan berkelanjutan akan memastikan bahwa transisi energi tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga adil dan memberikan manfaat.
Selama kesenjangan antara narasi diplomasi iklim dan implementasi kebijakan dalam negeri tetap terbentang lebar, komitmen emisi net-zero 2060 akan terus menjadi tantangan besar.
Pemerintah memproyeksikan tambahan kapasitas pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) akan tumbuh 2,5% hingga 3,2% per tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved