Minggu 10 Juli 2022, 10:30 WIB

Indonesia Tegaskan Pentingnya Semangat Multilateralism

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Indonesia Tegaskan Pentingnya Semangat Multilateralism

Dok.Ist
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pembukaan Sherpa Meeting Kedua Di Labuan Bajo

 

INDONESIA menegaskan  pentingnya kembali untuk menguatkan semangat multilateralism guna menghadapi tantangan yang sedang dihadapi dunia saat ini.

Kenaikan harga energi dan komoditas pertanian  atau pengan merupakan hal yang perlu dicarikan solusinya secara bersama-sama guna mewujudkan pemulihan bersama (recover together) pasca pandemi covid-19.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam sambutannya saat pembukaan Sherpa Meeting 2nd di Labuan Bajo, mengatakan semangat multilateralism semakin meningkat di tengah tantangan kondisi  global.

"Multilaterism membutuhkan kepercayaan (trust). Oleh karena itu kita tidak memiliki pilihan selain memperkuat kepercayaan strategis dan saling menghormati di antara kita semua dan menjunjung tinggi nilai-nilai multilateralisme," ujar Retno.

Keberadaan Sherpa Meeting menjadi bagian penting guna memberikan masukan kebijakan bagi berbagai agenda yang dijalankan oleh negara-negara G20.  

Isu kenaikan harga pangan dan energi menjadi hal yang menjadi perhatian utama banyak negara saat  ini. Kegagalan untuk mengatasi persoalan pangan dan krisis energi akan membawa dunia menghadapi bencana kemanusian karena banyak negara, utamanya berkembang dan miskin, akan terpukul.

"Kami gembira melihat komitmen yang kuat dari berbagai negara (member G20) untuk berkolaborasi memperkuat ketahanan pangan global dan energi," kata Retno.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya juga menekankan pentingnya kerja sama global untuk menghadapi tantangang yang ada.

Berdasarkan UN Food Program, kenaikan harga pangan membuat sekitar 323 juta warga dunia terancam  mengalami kesulitan memenuhi kebutuhannya.

"G20 dapat mengambil langkah untuk melindungi mereka yang paling rentan dengan mengatasi gangguan pada produksi pangan, supply chain dan perdagangan," ujar Airlangga.

Seperti yang ditegaskan Retno, Airlangga juga menekankan kepercayaan dan penghormatan satu sama lain dari negara anggota G20 dalam melakukan dialog dan mencapai konsensus dalam upaya menghadapi tantangan global yang ada. 

"Tugas kami sebagai Sherpa adalah memelihara hubungan kerja yang kondusif, unsur penting untuk mengubah saran teknis dan kebijakan yang kompleks,  menjadi tindakan berani dan ambisius untuk para kepala negara kita," tandasnya.

Pelaksanaan Sherpa Meeting kedua di Labuan Bajo ini diikuti seluruh negara anggota G20, dengan 19 anggota G20 hadir secara fisik dan 1 secara virtual.  Turut hadir juga 6 negara undangan dan 9 organisasi internasional.  (*)

Baca Juga

ANTARA

Presiden Tekankan Digitalisasi Produk UMKM dalam Pidato HUT ke-77 RI

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 14:11 WIB
Dengan semakin banyaknya produk UMKM yang ditampilkan di E-katalog, presiden meyakini banyak pihak terutama instansi pemerintah tertarik...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Puan Sebut DPR Tunggu Usulan Penaikan Harga BBM dari Pemerintah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 13:59 WIB
DPR akan menunggu usulan pemerintah mengenai kebijakan subsidi, baik di tahun ini maupun di tahun...
Ist

Laba Bersih Habco Trans Maritima Meroket pada Tahun Berjalan 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 13:47 WIB
Indonesia sebagai pemasok energi terbesar batu bara dunia saat ini pun juga kebanjiran pesanan dari kebutuhan domestik maupun juga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya