Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DI masa pandemi covid-19 ini, para pelaku usaha bukan tidak kesulitan dalam menjual dagangannya. Ada pelaku usaha yang diuntungkan dan ada juga yang mendapatkan kerugian. Tidak sedikit juga masyarakat yang tetap memakai produk luar negeri..
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sebagai pihak yang bertanggung jawab telah menyelenggarakan webinar yakni Literasi Digital dengan mengusung tema: “Yuk Cintai Produk Dalam Negeri”.
Dalam webinar Literasi Digital, sebagai Key Opinion Leader, Digital Culuture, Depito Desto Piani, mengatakan,“Mencintai produk dalam negeri adalah sikap bangga menggunakan produk yang dihasilkan oleh negara nya sendiri sikap bangga ini bisa ditunjukan dengan menggunakan produk dalam negeri."
"Begitupun sebaliknya sikap tidak mencintai produk dalam negeri pasti menggunakan produk impor,” kata Desto dalam keterangan pers, Kamis (7/7).
Baca juga: Kementerian PUPR Genjot Belanja Produk Dalam Negeri
Menurut Desto, alasan dengan masyarakat Indonesia harus mencintai produk dalam negeri, maka lapangan pekerjaan bertambah dan sekaligus mengurangi ltingkat pengangguran.
"Gerakan kecil ini yang dapat dilakukan ternyata dapat membantu orang untuk mendapatkan kesejahteraan," ujarnya.
Sselain itu, penggunaan produk dalam negeri juga turut mendukung dan mengembangkan usaha mikro kecil dan menangah (UMKM) lokal dan pengusaha lokal untuk dapat bersaing di pasar internasional.
Desto menambahkan dalam kesimpulannya, produk indonesia merupakan produk yang sebetulnya memiliki kualitas dan pemasaran yang cukup bagus.
"Hanya saja pola kebiasaan masyarakat indonesia yang selalu mengikuti trend dan gaya hidup tinggi yang menjadikan rendahnya jiwa nasionalisme masyarakat untuk mencintai produk lokal," ujar Desto. (RO/OL-09)
Pemerintah terus memperkuat kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan menjadikan pengadaan negara sebagai penggerak utama industri nasional.
Vannoe menghadirkan rangkaian solusi unggulan seperti videotron, kiosk, dan interactive flat panel (IFP) yang menyatukan teknologi, seni, dan kolaborasi.
Gelaran tahunan Government Procurement Forum & Expo (GPFE) atau forum dan pameran pengadaan keperluan pemerintah 2025 sukses diselenggarakan pada 23-25 Juli 2025.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus melaksanakan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
"Masyarakat lebih memilih produk dari Tiongkok yang lebih murah, dibandingkan produk lokal. Terlebih kemarin ada info masuknya produk impor dari Tiongkok secara ilegal."
SANTRI sebagai generasi bangsa menjadi tonggak bagi kemajuan dan pembangunan bangsa. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui memperkuat produk asli milik Indonesia.
Meskipun Indonesia memiliki potensi besar, terutama dari segi populasi dan sumber daya alam, negara ini perlu memperbaiki kebijakan investasi dan fokus pada penciptaan lapangan kerja.
Buku UU Cipta Kerja nanti dapat menjelaskan bagaimana latar belakang yang mendasari pembuatan UU Ciptaker
Salah satu platform pendukung pelatihan Prakerja, Karier.mujuga tetap berkolaboras dengan program Prakerja dari pemerintah.
Pembangunan Pelabuhan Internasional Anggrek memiliki prioritas dalam melibatkan seluruh elemen warga lokal Gorontalo Utara, termasuk penyerapan tenaga kerja warga lokal.
Pembangunan Indonesia tidak akan berjalan lancar jika jumlah pengusaha di Indonesia masih sedikit.
Meskipun gelaran Job Fair sudah berkahir, lowongan kerja tersebut tetap bisa diakses oleh masyarakat melalui layanan SIAPKerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved