Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah berpendapat inflasi Indonesia masih aman, meski melampaui batas kisaran sasaran Bank Indonesia (BI) 4% secara year on year (yoy).
Badan Pusat Statistik mengumumkan inflasi pada Juni secara tahunan atau year on year (yoy) sebesar 4,35%. Piter mengatakan, kenaikan inflasi sudah diperkirakan mengikuti kenaikan harga komoditas global.
Baca juga: Menkeu akan Cairkan PMN Garuda usai Disetujui 365 Perwakilan Kreditur
"Meski tinggi, tingkat inflasi saat ini masih sangat aman. Masih jauh dari tanda-tanda krisis," ujarnya kepada Media Indonesia, Jumat (1/7).
Inflasi Indonesia di Juni dikatakan masih rendah dibandingkan inflasi di negara maju, seperti Amerika Serikat di kisaran 8%.
"Apalagi kalau dibandingkan Turki yang sudah hyper inflasi di atas 80%," ujarnya.
Kendati demikian, Piter mengatakan potensi inflasi di Indonesia masih bisa meningkat tajam ke depan. Hal ini apabila pemerintah menaikkan harga barang-barang subsidi, seperti gas elpiji 3 kilogram, BBM hingga kenaikan tarif listrik.
"Jika kebutuhan energi naik, maka bisa memicu lonjakan inflasi yang liar. Inflasi bisa melonjak di atas 6%. Ini yg harus dihindari oleh pemerintah," jelas Piter.
Ia mengharapkan pemerintah harus menjaga inflasi dengan tidak menaikkan pertalite dan gas elpiji 3 kg dengan mengatur distribusi secara tepat sasaran.
Bank Indonesia juga diharapkan juga menahan inflasi dengan kebijakan moneter yang lebih ketat. "Termasuk dengan menaikkan suku bunga acuan pada waktunya," pungkasnya. (OL-6)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved